Menurut penelitian yang dilakukan dr. Juan C Celedon dari FK Universitas Harvard, anak-anak dari orangtua dengan alergi atau asma yang dilahirkan melalui operasi caesar cenderung menderita rhinitis alergi (radang hidung akibat alergi yang ditandai dengan bersin-bersin, ingus encer, hidung gatal dan tersumbat) dan dermatitis atopik (radang kulit) tetapi bukan asma. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal alergi dan imunologi klinik ini melibatkan 432 anak yang dipanatu perkembangannya sejak lahir hingga usia 9 tahun. Pengujian alergi kulit dilakukan pada 271 anak dengan usia rata-rata 7,4 tahun. Hasil penelitian ini mengungkapkan anak-anak yang lahir melalui operasi casear dimana satu atau kedua orang tuanya mempunyai riwayat penyakit alergi akan mengalami 2,1 kali kemungkinan atopik dibanding teman sebaya meraka yang lahir normal. Adapun resiko rhinitis alergi 1,8 kali lebih tinggi dibandingkan anak yang lahir normal. (dikutip dari Reuters)
HUBUNGAN ALERGI DENGAN BAYI LAHIR “CAESAR”
September 27, 2008 oleh Dr. Kris
Ditulis dalam Alergi Imunologi | Bertanda Add new tag, alergi, Alergi Imunologi, bayi, hubungan bayi dengan alergi | & Komentar
4 Tanggapan
Tinggalkan Balasan
Kategori
- Alergi Imunologi (2)
- Hidung (4)
- Kanker THT (2)
- Telinga (2)
- Tenggorokan (5)
- Uncategorized (1)
-
Komentar Terakhir
-
Statistik Blog
- 24,348 hits
Arsip
- Juli 2009 (1)
- Juni 2009 (2)
- Mei 2009 (1)
- November 2008 (3)
- Oktober 2008 (3)
- September 2008 (5)
- Maret 2007 (1)
-
Tulisan Terakhir
- Alergi Disebabkan malfungsi Epitel Saluran Nafas
- Jahe Mengurangi Gejala Mual Akibat Kemoterapi
- Bedah Sinus Endoskopik Fungsional (BSEF) Menghilangkan Gejala Rinosinusitis
- KANKER NASOFARING (kanker no 1 di bidang THT)
- SINUSITIS
- MENELAN(DEGLUTASI) DAN GANGGUAN MENELAN
- OSA (Obstrictive Sleep Apnea) DAN STROKE
- FIBROSIS KISTIK
- Penanganan Gendang Telinga Robek dengan Miringoplasti cangkok lemak
- PERLUKAH AMANDEL/TONSIL DI ANGKAT/OPERASI ??
Meta
Tag
Add new tag alergi Alergi Imunologi amandel bakteri biofilm bayi biofilm cangkok lemak faringitis fibrosis fibrosis kistik gangguan penciuman gejala sinusitis gendang telinga Hidung hidung buntu hubungan bayi dengan alergi indikasi operasi kelainan fungsi penciuman laringitis membran timpani meningoensefalitis tuberkulosis miringoplasti nasal polip ngorok nyeri tenggorokan OMSK operasi amandel organ penciuman manusia OSA otitis media perforasi membran timpani polip polip hidung radang pita suara rinosinusitis serak sinusitis sleep SUARA SERAK Telinga telinga sakit tonsilektomi tonsilitis tuberkulosis
bagaimana mekanismenya?……….
hasil penelitian sebaiknya dipubblikasi kan dengan metode penelitiannya, sehingga kita bisa membuat suatu critical apraisal sebuah jurnal penelitian
Valid dan tidak sebuah hasil penelitian, harus dianalisa sebelum dipublikasikan. Yang mempublikasikan pun harus benar benar yang sudah diakui kredibilitasnya. Agar para dokter bisa melakukan penanganan berdasarkan evidence based medicine.
sebaiknya hati hati dalam mempublikasikan sebuah tulisan apalagi yang akan dipakai untuk mengobati pasien
Terima kasih atas tanggapannya pak slamet widodo, silahkan contact langsung dengan Prof.Celedon di Harvard Medical School, tanyakan langsung ke beliau sekalian minta full papernya (jangan abstract aja) bagaimana mekanismenya alergi dengan “caesar” dan mungkin bapak bisa berdiskusi langsung dengan beliau menanyakan kredibilitas beliau (mungkin Prof Celedon cuma penulis “ece-ece”) yang tidak sekaliber dan secanggih bapak dalam meng”critical apraisal”, menulis jurnal penelitian dan membuat keputusan terapi berdasarkan EBM.
Ini alamat beliau
http://www.channing.harvard.edu/celedon.htm
salam damai dan semoga bermanfaat
bukan begitu maksud saya bos………jangan emosional…………santai santai ajalah………
maksud saya perlu sekali bagi pembaca seperti saya mengetahui sumber dan daftar pustaka dari sesuatu yang kita tulis atau publikasikan agar kita bisa menelusurinya dengan mudah. jawaban dr kris atas tanggapan saya itu seharusnya dilampirkan pada tulisan terdahulu (HUBUNGAN ALERGI DENGAN BAYI LAHIR “CAESAR”
September 27, 2008 oleh Dr. Kris).
Karena kita tahu kan ….Reuter itu kan hanya sebuah kantor berita. Dan saya bukan orang yang pandai dalam search di internet. saya hanya mengandalkan google dan yahoo dalam search sesuatu yang saya inginkan.
Orang pandai kayak dr kris ini yang bisa menjembatani saya (yang sangat gaptek ini) untuk bisa men search makalah ilmiah…..karena dr kris cukup aktif dalam dunia maya….dan pasti jauh lebih mahir dibandingkan saya……….
Maaf kalau komentar saya membuat dr kris tersinggung…….bukan maksud saya seperti itu………….sekali lagi saya minta maaf……..
santai bos
peace
Wah saya minta maaf juga pak slamet widodo, kalau komentar saya bertendensi emosional hee..heee, terima kasih masukannya, dari komentar bapak saya bisa belajar banyak lagi tentang pencatuman sumber beritanya…sorry kalau telat mencantumkan sumber beritanya…tapi percayalah semua tulisan saya itu sebisa mungkin memang ada dasar text booknya, journalnya dan EBMnya…hanya saja kalau full papernya mungkin nggak semua bisa kita dapatkan (tau dong sebabnya…?) terima kasih koreksinya
salam hangat