Gendang telinga / membran timpani /tympanic membrane / eardrum adalah suatu membran/selaput yang terletak antara telinga luar dan telinga tengah. Fungsi membran ini sangat vital dalam proses mendengar. Bila terjadi kerusakan pada membran ini dapat dipastikan bahwa fungsi pendengaran seseorang terganggu. Robeknya membran ini merupakan salah satu kerusakan yang sering dialami baik pada anak-anak maupun dewasa. Penyebab robeknya membran ini antara lain disebabkan oleh infeksi telinga tengah(otitis), trauma baik secara langsung maupun tidak langsung misalnya tertusuk alat pembersih kuping, suara ledakan yang berada didekat sekali dengan telinga kita, menyelam dengan kedalaman yang dianggap tidak aman, trauma kepala akibat kecelakaan kendaraan bermotor dsb. Umumnya tanda dan gejala robeknya gendang telinga antara lain nyeri telinga yang hebat disertai keluar darah dari telinga (yang disebabkan trauma) sedangkan yang disebabkan infeksi umumnya terdapat demam yang tak turun-turun, nyeri telinga (otalgia), gelisah dan tiba-tiba keluar cairan/nanah dengan atau tanpa darah.
Umumnya dokter THT akan menangani keadaan akut ini dahulu dengan meredakan gejala dan sumber penyebabnya sambil dievaluasi kondisi membran/gendang telinganya. Bila gejala dan sumber penyebabnya telah tertangani dan dalam penilaian selama 1 bulan gendang telinga ini tidak menutup spontan, biasanya akan disarankan penutupan gendang telinga ini melalui prosedur pembedahan/operasi (tentu setelah dievaluasi manfaat penutupan membran ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi pendengaran, mencegah bahaya infeksi berulang pada telinga tengah).
Miringoplasti merupakan prosedur pembedahan yang dirancang khusus untuk menutup perforasi/lubang membran timpani atau gendang telinga. Ini merupakan prosedur yang sering dilakukan dan membutuhkan metode yang sangat teliti dimana ahli bedah THT tidak hanya bertindak sebagai “tukang tempel” saja. Pembedahan ini bertujuan mengembalikan fungsi membran timpani (MT) sebagai reseptor gelombang suara.
Hampir sebagian besar perforasi MT baik pada anak-anak maupun orang dewasa ukurannya kurang dari 50% dari seluruh luas permukaan MT dan lokasi biasanya di daerah tepi (marginal). Perdileksi tersering lokasinya berada di area timpani anterior.
Berdasarkan metodenya, miringoplasti dapat dilakukan melalui pendekatan transkanal, endoaural dan postaurikular. Keputusan penggunaan metode pembedahannya bergantung pada kondisi patologis (luas perforasi), anatomi regional MT, keahlian individu operator.
Berdasarkan pertimbangan kekambuhan/kegagalan bahkan komplikasi pembedahannya, penggunaan metode miringoplasti transkanal menggunakan cangkok lemak dengan bantuan endoskopi merupakan pembedahan yang potensial dan secara signifikan memberikan hasil yang baik kerena menggunakan metode invasive minimal. Metode ini juga dapat dikerjakan didalam ruang praktek klinik sehari-hari menggunakan anastesi lokal.
Beberapa ahli telah memulai menggunakan miringoplasti dengan cangkok lemak sejak tahun 1962 diawali oleh Ringenberg melakukan miringoplasti terhadap 25 pasien dengan tingkat keberhasilan 86,5%. Gross tahun 1989 melaporkan keberhasilan 79,2% dari 28 pasien. Deduens tahun 1993 melaporkan tingkat keberhasilan 89% dari 30 pasien. Thomasin tahun 2000 dari 81 pasien tingkat keberhasilannya 92%.1
INDIKASI DAN KONTRAINDIKASI MIRINGOPLASTI CANGKOK LEMAK
Dahulu penggunaan cangkok lemak diindiksasikan pada perforasi yang masih tersisa setelah dilakukannya miringoplasti konvensional. Saat ini setelah dilakukan serangkaian percobaan dan berdasarkan pengalaman empiris inidikasi miringoplasti cangkok lemak adalah :
· Semua perforasi MT yang ukurannya kurang dari 50% dari luas MT
· Perfoarsi MT harus non-marginal (annulus, malleus handle)
Kontraindikasi miringoplasti cangkok lemak antara lain :
· Bercak miringosclerotik disekitar perforasi.
· Miringitis lokal disekitar perforasi.
· Sedang terjadi episode otore.
· Terbentuknya jaringan parut setelah kondisi perforasi MT
· Kegagalan penutupan MT menggunakan tehnik sebelumnya, atau jika penyebab kegagalan tidak teridentifikasi.
Dok, menurut dokter THT gendang telinga saya robek dan ada infeksi tapi tidak jelas dikasi tau yang infeksi itu mana dan dokter saya bilang bisa kembali normal.Dan pendengaran masih normal cuma masih mendenging apa penyebab mendenging dan apa obatnya? makasih dok.
Terima kasih atas tanggapan tulisan saya pak Hutabarat, menjawab pertanyaan bapak, sepertinya ada 3 masalah yang sedang diderita bapak…
gendang telinga robek memang harus dievaluasi antara lain lokasi robeknya, berapa luasnya, kapan dan sudah berapa lama robek, serta ada gangguan gak akibat robek itu seperti sering keluar cairan, berdengung, kurang dengar, rasa penuh ditelinga…jadi harus dilihat dulu dengan otoskop digital(pasien bisa melihat sendiri kondisi gendang telinganya).
Infeksi telinga memang bisa disebabkan oleh gendang telinga yang robek….tanda umumnya biasanya keluar cairan dari telinga bisa warna bening, putih, kuning, atau sampai hijau…..jadi harus disembuhkan dulu infeksinya baru bisa di tambal gendang telinganya (jika memang robek). Teknik penambalannya bermacam-macam.
Berdenging…ini harus didifinisikan dengan baik pak, berdenging (bunyi nada tinggi), berdengung (bunyi nada rendah) atau gemrebeg (seperti bunyi tiupan angin)…masing2 keluhan bisa disebabkan banyak penyakit telinga, tentunya pengobatannya bergantung dari penyebabnya.
Bila bapak berlokasi di Jakarta/Bekasi silahkan berkunjung ke tempat kami pak
Dok. seminggu yang lalu saya kecelakaan motor dan kepala saya terbentur. seketika itu telinga kanan saya tidak berfungsi dengan baik tapi tidak ada gejala nyeri. keluat cairan atau pusing sekalipun, tapi kata dokter gendang telinga saya robek. dan saya hanya diberi antibiotik dan vitamin ..untuk kasus semacam ini butuh waktu berapa lama sampai sembuh normal? atau butuh cangkok lemah seperti diatas? karena sampai sekarang telinga saya tidak menunjukkan kemajuan. terima kasih…
dok, saya ani, saya berusia 20 thn. seminggu yang lalu saya berobat ke dokter THT, karena pendengaran saya melemah, kemudian dokter itu memeriksa saya, dan ternyata gendang telinga sebelah kanan saya sudah tidak ada lagi, dan sebelah kiri hanya sedikit, kemudian dokter itu menganjurkan saya untuk memakai earphone, tapi saya karena msh muda dan saya masih kuliah, jadi saya malu dok untuk memakai alat tersebut, kemudian dokter itu memberi resep obat ada 3macam, dan setelah 3 hari saya memakan obat itu, saya merasa pendengaran saya mulai membaik, dan lama-kelamaan saya juga sudah bisa mendengar walaupun tidak senormal dulu, dan sampai sekarang dok, saya masih memakan obat nya, sudah 9 hari
yang ingin saya tanyakan dok :
1. apakah dengan meminum obat ini, gendang telinga saya bisa tumbuh?
2. ada cara lain gak dok, selain memakai earphone, supaya saya bisa mendengar secara normal?
3. alat tetes itu gunanya apa sih dok? apakah itu bisa membantu tumbuhnya gendang telinga?
4. apakah saya terus memakan obat ini dok? supaya pendengaran saya bisa normal?
terima kasih dok, atas bantuannya, saya berharap secepatnya dokter menjawab pertanyaan2 saya, karena saya sekarang sedang bingung dok,
atas perhatian dokter saya ucapkan terima kasih
Hallo mbak Ani, terima kasih atas tanggapan tulisan saya. Wah saya turut senang kalau dengan minum obat sudah ada perubahan pendengaran. Mengenai beberapa pertanyaan mbak ani akan saya coba jawab. Gendang telinga yang sudah robek, apalagi sejak kecil (umumnya saat masa kecil pernah menderita keluar cairan dari telinga/otitis media dan tidak tertangani dengan baik) robekan gendang telinga itu akan cenderung menetap, dan kecil kemungkinan untuk menutup sendiri tanpa intervensi pembedahan.
Untuk keputusan memakai earphone atau tepatnya alat bantu dengar(ABD), harus dipastikan dulu drajat kurang pendengarannya, jenis gangguan pendengarannya apakah hanya gangguan penghantarnya (konduktif) atau gangguan di syarafnya(sensoris). Dan mengenai alatnya, saat ini banyak kok ABD yg tak tampak dari luar atau yang sering disebut ITE/ITC (insight the ear) karena alatnya masuk ke dalam liang telinga dan ABD ini dapat menangani gangguan pendengaran sedang sampai berat.
Obat tetes yang dipakai banyak jenisnya, ada yg berfungsi untuk membersihkan liang telinga dari kotoran telinga ada yang berfungsi untuk mengatasi infeksi, tetapi tidak dapat membantu membantu menumbuhkan gendang telinga yang robek.
apakah dengan meminum obat pendengaran bisa normal kembali, tentu saja tergantung penyebab dari gangguan pendengarannya.
Semoga bermanfaat, salam.
dok sy pernah jatuh dari motor dan mengeluarkan darah,kata doktrer harus dioperasi.dan saya melakukan operasi di mataram lombok NTB,setelah operasi keadaan telinga saya malah tidak membaik malah menjadi dan pendengaran saya hilang sebelah,saya kontrol lg dijogya dirumah sakit panti rapih n dokter menyarankan harus dioperasi lagi,saya trauma dok apa yang bisa sy lakukan agar telinga saya tidak mengeluarkan cairan berwarna kuning n berbau….
terima kasih sebelumnya dok..
dok umur sy 35 tahun,sy sjak kecil telinga sy kluar cairan wkt sy cek ke dr tht saya hrs di oprasi. mahal ngga ya dok biayanya.
Dok..Dulu wkt sd sy prnh mengalami oma tp pngbtnx g smpai brz,skrg sy sdh kuliah..otitis sy msh ada tp cairan yg kluar dr tlinga sy sdkt &klau krng jd sprt mengeras..1 mg yg
Hallo Pak Asman dan Bu Maya, salam kenal juga yaa. Otitis media akut (OMA) apalagi yang stadium III pasti sudah mengalami robeknya gendang telinga, bisa menutup kembali dengan sempurna atau bisa berlanjut menjadi otitis media supurative kronik (OMSK) dengan konsekwensi robekan gendang telinga yang permanen tergantung penanganan dan pengelolaannya. Apabila OMSK sudah tidak bisa ditangani dengan pengobatan konservatif (pembersihan telinga dan minum obat teratur) karena selalu mengeluarkan cairan yg kadang berbau, nyeri dibelakang telinga(tulang mastoid) biasanya akan disarankan operasi untuk mengevakuasi sebagian/seluruh jaringan didalam telinga tengah yg rusak dan tulang mastoid. Operasi ini disebut mastoidektomi dan termasuk operasi besar (berdasarkan katgori operasi)…tentang mahal tidaknya bisa ditanyakan ke RS yg menjadi rujukan untuk operasinya.
semoga bermanfaat
salam.
dokter, adik saya sejak kecil menderita infeksi telinga. informasi terakhir yang saya dengar gendang telinga kirinya sudah robek sampai 90% dan harus dioperasi. tanpa operasi, bisakah disembuhkan?
Hallo Dokter
Saya abis operasi tambal gendang telinga (Miringoplasti). karena gendang telinga berlubang sejak kecil akibat dari pernah sakit infeksi telinga’
usia saya sudah 55 tahun..
Apakah operasi yang dilakukan terhadap telinga saya bisa utuh sempurna lagi enggak ya…gendang telinganya
dan apakah saya bisa mendengar dengan baik. Dan abis operasi apakah ada efek ke otak enggak … tks-salam smile
dok, salam kenal sblmnya. Saya mengalami flu yang kemudian telinga saya kyk buntu sampai setelah flu sembuh. Sya bawa kespesialis tht kemudian di spulling tapi setelah itu telinga saya jadi berisik dan kemudian nyeri lalu saya periksakan lagi ke tht dan ternyata okter bilang inveksi lalu diberi obat tetes dan minum seminggu kemudian kontrol lagi ternyata didiagnosa gengand telinga saya robek, sekaranng inveksi sudah sembuh tapi robeknya tdk dok, apakah gendang telinga saya bisa pulih dok, dan knp gendang telinga saya robek, apakah spulling bs menyebabkan gendang telinga robek. kira-kira ada tidak dok suplemen yang bagus yang bisa membantu memperbaiki kondisi gendang telinga saya. Makasih sebelumnya dan mohon maaf kalo pertanyaanya banyak.
salam
dok, saya kadang aneh dengan Telinga saya. sering sekali berdengung /Bindeng sehingga pendengaran saya ga jelas. klo saya abis olah raga… kecapean. sementara yang saya lakukan disaat berdengung adalah mencelupkan pembersih kuping ke air bersih agar dingin sambil membersihkan telinga telinga. apakah cara yang saya lakukan sudah benar ? atau ada cara lain yang dokter tau agar saya tidak bindeng lagi?
Trims
Dok, Umur saya 23 th. 3 Minggu yang lalu saya di operasi dikarenakan gendang telinga kanan saya robek. Saya tidak tahu persis penyebab robeknya gendang telinga saya dan kapan awal robeknya. sebelum di operasi saya rawat jalan 2x di bulan yang sama karena ada benjolan di telinga bagian luar saya (tepat lubang telinga paling luar), dan merasakan rasa yang sangat nyeri. Kejadian ini saya alami 1 tahun yang lalu (maret-april 2008) tapi saat itu hanya di beri obat tidak sampai dioperasi.
Yang mau saya tanyakan :
1) Apakah setelah operasi pendengaran telinga kanan saya akan normal kembali? saat ini masih mendengung.
2) Sudah 3 Minggu setelah operasi, Saya masih merasakan sakit tepat di tempat jahitan. Kira2 butuh waktu berapa lama luka jahitan itu tidak terasa lagi.
3) Apakah ada pantangan makanan?
4) Untuk obat tetes Tarivid berfungsi sebagai apa? kalo keseringan menggunakan obat tetes tsb apakah ada efek sampingnya??
terima kasih sebelumnya dok..
Pak tanggal 29 april 2009 kuping saya secara tidak sengaja tertusuk cutton bad kuat sekali sehingga kuping sata mengeluarkan darah…
tanggal 1 mei 2009 darahnya berkurang tetapi yang keluar air bercampur darah dan sedikit nanah
mungkin gendang telinga saya sobek atau bukan..
tp kalaupun gendang telinga saya sobek saya tidak mau diperiksa ke Dokter tht dikarenakan saya ttidak mempunyai uang..
menurut bapak apakah saya membiarkan telinga saya sendiri sampai gendang telinga saya menutup sendiri
ada gak cara manual menutup gendang telinga tanpa operasi
saya menunggu jawabannya
@ Fitri : gendang telinga dengan robekan 90% sepanjang yg saya tahu angka keberhasilan operasinya kecil, jadi perlu dipertimbangkan baik2 resiko kegagalannya, salam kelmbali bu fitri
@ Pak Ismail : keberhasilan operasinya ditentukan banyak faktor pak ismail, bergantung pada luas perforasinya, teknik operasinya dan kondisi fisik pasca operasi, paling tidak bila terjadi perbaikan pendengaran pasca operasi yg ditunjukkan dengan audiometri…berarti operasinya berhasil…semoga sukses juga pak ismail.
@ Bu Nurul : kondisi akibat flu memang bisa berakibat pada gangguan telinga, bisa timbul infeksi yang disebut OMA (otitis media akut) atau radang telinga tengah…proses ini bisa berlanjut menjadi robekan gendang telinga atau bisa sembuh (sering dikenal istilah aktif dan dinamis)…pada kodisi bu nurul kemungkinan prosesnya berjalan terus menjadi kearah robekan gendang teling, kecil kemungkinannya robekan gendang telinganya karena spooling karena spooling itu airnya diarahkan ke liang telinga, tidak ke gendang telinganya. Kalau sekarang infeksinya sudah berhenti, itu merupakan tanda yang baik, mudah2an dengan berjalannya waktu bisa menutup dengan spontan robekan gendang telinga tersebut (kecuali kalau robeknya sudah lama ya). Biasanya akan dievaluasi sekitar 1 bulan…bila terjadi pengecilan diameter robekan maka kemungkinan bisa menutup spontan sepanjang tidak mangalami infeksi lagi. Bila setelah 1 bulan kondisinya menetap ada baiknya operasi perlu dipertimbangkan.
Makanan untuk menjaga supaya gendang telinga menutup sepertinya tidak ada bu, yg perlu dijaga, selama gendang telinga robek adalah tidak kemasukan air/kondisi basah pada liang telinga, semoga bermanfaat dan salam kembali
dok
saya mahasiswa kedokteran usia 19 tahun lebih 2 bulan
dari kecil telinga saya keluar cairan,tapi tidak sempat diobati
juni tahun lalu saya memeriksakan lagi ke dokter THT, di tulis di rekam medis saya menderita otitis media kronis. kata beliau, gendang telinga saya sudah sobek, dan opsi yg beliau tawarkan adalah operasi karena umur saya 19 tahun
apakah dengan umur 19 tahun, kemungkinan gendang telinga saya untuk menutup kembali sudah tidak ada?
lalu apakah ada jalan lain selain operasi?
apakah saya bisa menggunakan stetoskop dengan alat bantu dengar?
NB: sebelumnya saya ucapkan terimakasih
terimakasih tanggapanya dokter. sekarang saya lebih jelas.Dokter saya memberikan waktu satu bln untuk evaluasi,apakah terjadi penutunpan setidaknya diameternya berkurang atau tidak. Oh ya dok kalo tidak berarti saya harus operasi, apakah pembedahannya tidak terlalu berbahaya, sebab mendengar kata operasi saja sudah membuat saya merinding,makasih sekali lagi dok
selamat pagi pak
saya kemarin priksa kuping saya dan gendang telinga sebelah kanan sudah tidak ada dan inveksi menurut dokter saya mesti di oprasi. gimana menurut bapak selain biayanya mahal dan saya tidak punya uang sebanyak itu apaka memang saya harus di oprasi dan berapa persen kesembuhan saya dan apa yg terjadi klw ada kegagalan. sebelumya saya ucapkan terima kasih
Selamat pagi Dok,
Kemarin sore anak saya (2,4 thn) gendang telinga kanannya tertusuk cotton bud sampai berdarah. Saya langsung periksakan ke dokter THT, kata dokter gendang telinga anak saya robek cukup besar (kalau tidak salah dengar sampai 90%). Lalu dokter memberi obat antibiotik dan diminta kontrol setelah 5 hari.
Yang ingin saya tanyakan Dok, apakah gendang telinga anak saya bisa sembuh (menutup rapat kembali) dan kembali normal tanpa operasi? Bagaimana dg tingkat pendengarannya?
Terimakasih Dok, saya tunggu jawabannya.
Pak anton yth, terima kasih atas tanggapan tulisan saya……maaf agak telat merespon
Gendang telinga yang robek akibat trauma sering kali memang menimbulkan masalah bila diameter robeknya terlalu besar……umumnya pada anak2 bila diterapi dengan baik dan kontrol yg teratur dapat menutup spontan apalagi bila robekannya kecil…….namun demikian apabila robeknnya terlalu besar harus rutin kontrol, paling tidak dilihat perkembangannya….kalau dalam monitor dokter gendang telinganya membaik (robeknya mengecil….ada harapan bisa menutup dengan spontan) namun jika robekannya menetap dan malah keluar cairan kuning (congek) tentunya akan lebih repot penangannanya.
Saat ini dalam keadaan robek gendang telinganya, tentu pendengarannya terganggu pada telinga yg sakit…..semoga bermanfaat dan jangan lupa kontrol ke dr THTnya yaa…biar di evaluasi perkembangannya….saya doakan mudah2an menutup
dok teman dekat saya mengeluarkan darah dari telinga tapi hal ini hanya terjadi apabila obatnya habis, selain itu setiap darahnya keluar dia merasakan lemas di tubuhnya. . .diapun mengeluh sakit pada saat menelan makanan dan menguap. . .pertanyaannya kira – kira penyakit apa yang dialami oleh kawan saya karena selama berobat dia tidak pernah di jelaskan penyakit apa yg di deritanya. . . terimakasih .
Ms K yang baik, terima kasih atas tanggapan tulisan saya, ada yg harus saya tanyakan sebelumnya….sudah berapa lama keluhannya, minum obat apa dan diberi oleh siapa? jadi saya tidak dapat menjawab pertanyaan Ms K, kalau tinggal di seputar jakarta/bekasi……sebaiknya datang ke tempat saya untuk saya periksa dahulu atau ke dr THT terdekat bila tidak keberatan….terima kasih
Jadi kesimpulannya bisa tidak mendengar kembali dg normal melalui operasi telinga yg robekannya 90%? Trus berapa persen peluang keberhasilannya?
Dok, telinga saya kan sering mengeluarkan cairan sejak kecil sampai sekarang. Kadang saya bawa ke dokter dan sembuh sudah itu kambuh lagi/mengeluarkan lagi cairan. Kata dokter THT gendang telinga saya sudah bocor/robek. Apa saran dari dokter untuk saya supaya saya bisa mendengar lagi dengan normal (pendengaran telinga saya sekarang kurang dari 50%) dan cairan dari telinga saya tidak keluar lagi meski saya beringus (flu) soalnya saya malu banget sama teman-teman kalau keluar cairan sehingga sangat mengganggu kegiatan saya dan saya jadi susah pergi kemana-mana?
Salam,
Dok gendang telinga kanan saya dinyatakan pecah beberapa hari yang lalu, menurut dokter ybs gendang telinga yang sudah rusak tidak dapat diperbaiki. apakah benar itu dok?
seandainya ada rumah sakit yang dapat memperbaiki gendang telinga itu biayanya berapa ya dok??
yerima kasih bnyak,
wassalam
dokter,
sewaktu saya bangun tidur saya merasa ada sesuatu di dalam telinga kanan saya, kemudian saya korek dan tidak ada apa apa. namun sampai sore hari saya merasa telinga saya penuh dan pendengaran antara telinga kanan dan kiri. hingga malamnya saya mulai merasakan sakit, nyeri dan seperti ada yang mengganjal, sakitnya sampai ke tenggorokan, jika mau makan, buku mulut juga harus pelan-pelan karena nyeri sekali.
kemudian saya ke dokter ahli THT di Banda aceh, katanya ada jamur, kemudian saya dikasih obat diantranya oto pain (obat tetes) , unitrac ltraconazole, ceptik 100 dan ocuson tablet , saya mengkonsumsi dan meneteskan obat sesuai dengan petunjuk dokter, hasilnya saya tidak lagi merasa nyeri. tapi telinga saya masih terasa penuh dan obat tetesnya susah masuk ke dalam telinga sehingga saya harus miringkan kepala sekitar 30 menit baru obatnya bisa masuk sempurna.
3 hari setelah itu saya berkunjung lagi ke dokter yang sama, setelah diperiksa lagi, dia bilang kalau gendang telinga saya sudah bocor, saya ketakutan dokter, dan kemudian saya di kasih obat yang sama seperti sebelumnya tapi tanpa obat tetes lagi. sepulang dari dokter tersebut saya meneteskan kembali obat tetes, tapi malah dia tembus masuk tenggorokan, saya semakin takut, ada apa ini dokter?
apa yang sedang terjadi dengan telinga saya? dan apa saran dokter agar telinga saya segera sembuh? karena saya takut di operasi, mohon jawaban dokter.
terimakasih.
desi
dok, saya sudah berobat kerumah sakit, kata dokter harus d operasi, tapi ada cara lain gak dok cara penyembuhannya? keluhansaya, telinga saya kurang mendengar dan saya bila bernafas selalu anginnya keluar dari dari telinga dan juga masuk daritelinga dan itu rasanya nyeri. itu sangat mengganggu pada diri saya, bila saya habis olahraga itu sangat terasa sekali dan itu membuat saya pusing2 dan pingsan. gimana yadok cara mengatasinya dan ada caralaingak selain operasi?
selamat sore dokter, telinga saya mempunyai masalah.Telinga saya sakit sejak bulan februari.
Awalnya adalah telinga saya sakit dan gatal. menurut dokter tht, telinga saya sakit karena ada jamurnya. Dan memang serumen saya jadi berwarna hitam dan menurut dokter tht bahwa itu adalah jamur. Saya diberi terapi H2O2 untuk membersihkan telinga dan asam asetat, serta obat jamur /tetes telinga. Sesaat telinga saya membaik.
Selang beberapa bulan kemudian gejala sakit telinga datang lagi dan berdenging nada tinggi. Lalu saya berobat lagi dan masih juga karena jamur, dan menurut dokter gendang telinga saya robek sebesar 2mm. Jamurnya pun belum hilang2. Dokter tht yang lain juga bilang jamurnya sulit dihlangkan karena anatomi telinga saya yang sempit dan berbelok, dan dokter menyarankan saya untuk di operasi untuk menutup robeknya gendang telinga saya dan membetulkan anatomi telinga saya.
Pertanyaannya :
1. Apakah besar robekan gendang telinga 2mm sudah termasuk lebih dari 50 % ?
2. Apakah dengan adanya jamur ditelinga saya bisa memperparah luasnya robekan gendang telinga saya?
3. Apakah tepat untuk dilakukan operasi pada telinga saya?
4. Apakah jamur pada telinga saya bisa disembuhkan? ( saya sudah berobat dengan teratur )
5. Apakah dengingan bisa hilang?
Maaf ya dok, pertanyaan saya banyak. Karena saya sudah capek bulak balik RS untuk berobat THT.
Terima kasih banyak atas jawaban dokter.
Dok…di telinga saya suka keluar cairan yang berbau…seperti nanah gitu…kira-kira penyebabnya apa yah Dok…..
selain itu penanganannya selain cara operasi ada ga Dok….
penyakit ini sangat mengganggu saya terlebih lagi setiap saat saya harus menghadapi klien saya…saya jadi harus ke toilet untuk membersihkannya…
keluarnya suka tiba-tiba gitu….
apalagi kalo saya telat makan…atau saya kedinginan…
Saya mohon dan sangat berharap sekali Dokter dapat memberikan saran untuk Saya….
Terimakasih atas perhatiannya
Slamat siang dok,
senin kemarin sy periksa ke THT karna ada air yg masuk,2th sebelumnya sy jg pernah periksa karna sakit yg ga tertahankan dan mengeluarkan cairan nanah akibat menggunakan cottonbud kata dok sy “gendang telinga saya sudah robek” dan sampe cairan tersebut hrs di sedot setelah itu pendengaran sy berkurang sampe 30% dari normal, nah yg baru kemaren priksa kata dok nya ga perlu di sedot karna cm sedikit, trus sy menanyakan klo penutupan kembali apakah bisa sendirinya?jawaban dok sy harus melakukan operasi…sy ga tau seberapa parah robekannya, untuk penanganan sementara ini sy dikasi obat tetes (otopain dan H2O2) dan obat makan (alloris dan levoxal), tetapi setelah menggunakan H2O2 yg tujuannya untuk membersihkan malah telinga sy mkn sakit yg bener2 sakit ketika H2O2 itu bereaksi dan cairan yg ada di dlm terasa lebih banyak setelah itu dikasi obat tetes otopain walaupun tidak sakit tetapi sangat mengganggu malah pendengaran malah semakin berkurang kira2 hanya10-20% bs mendengar dr yg telinga normal, kenapa bisa seperti itu ya dok???dan klo harus melakukan operasi kira2 harga nya berapa ya dok???tp apakah pendengaran sy bs normal kembali dengan sendirinya klo tanpa melakukan operasi?
sebelumnya sy ucapkan terimakasih yg sebesar2 nya…..
Terima kasih atas tanggapan tulisan saya. Mohon maaf terlambat menjawabnya, saya coba rangkum dan ringkas saja ya :
Ms.K
kalau sering keluar darah spontan dari telinga harus dilihat dahulu, apakah dahulu pernah ada riwayat dikorek2 sehingga menyebabkan luka, biasanya bila sering dikorek dan luka berulang maka ditelinga bisa timbul jaringan granulasi (granuloma)…yg bila tersentuh gampang sekali berdarah dan nyeri, biasanya disertai keluhan rasa tertutup/kurang dengar kuping yg dikeluhkan…harus dilihat dulu bu penyebabnya karena banyak kemungkinan penyebabnya.
Rar
mudah2an kondisi telinga anda sudah kering (dry ear). Telinga yang kering merupakan syarat mutlak dilakukan operasi penambalan gendang telinga, bila kondisi perforasi/bocor gendang telinga 50%. Sebelum dilakukan operasi akan didahului dengan pemeriksaan fungsi pendengaran untuk mengetahui derajat dan jenis ketulian dengan harapan setelah dilakukan timpanoplasi (penambalan gendang telinga) ada perbaikan
Agung :
Robekan gendang telinga bila terjadi pada orang dewasa, umumnya susah menutup kembali tanpa dilakukan operasi apalagi bila sobeknya karena proses radang pada telinga tengah, namun demikian bila karena trauma masih ada harapan. Umumnya akan dievaluasi selama 1 bulan, bila robekannya menetap atau tidak bertambah kecil, kemungkinan besar robekannya akan permanen bila tanpa operasi. Biaya masing2 rumah sakit berbeda-beda, anda dapat menanyakan ke dokter dan rumah sakit yang anda kunjungi
Bu Desi yg baik
Keliatannya telinga anda memang mengalami peradangan/infeksi yg bermula dari dikorek2, tanda dari gendang telinga yg bocor itu bila ibu meneteskan cairan kedalam telinga, maka akan dialirkan ke dalam tenggorokan karena memang ada saluran tuba yg menghubungkan telinga dengan tenggorok
Mudah2an bila anda membaca tulisan ini, problem telinga anda sudah selesai…bila belum ibu boleh datang ke tempat saya bila memang dekat, maka akan saya endoskopi agar ibu sendiri juga tau kondisi yang sesungguhnya dari telinga ibu