Gendang telinga / membran timpani /tympanic membrane / eardrum adalah suatu membran/selaput yang terletak antara telinga luar dan telinga tengah. Fungsi membran ini sangat vital dalam proses mendengar. Bila terjadi kerusakan pada membran ini dapat dipastikan bahwa fungsi pendengaran seseorang terganggu. Robeknya membran ini merupakan salah satu kerusakan yang sering dialami baik pada anak-anak maupun dewasa. Penyebab robeknya membran ini antara lain disebabkan oleh infeksi telinga tengah(otitis), trauma baik secara langsung maupun tidak langsung misalnya tertusuk alat pembersih kuping, suara ledakan yang berada didekat sekali dengan telinga kita, menyelam dengan kedalaman yang dianggap tidak aman, trauma kepala akibat kecelakaan kendaraan bermotor dsb. Umumnya tanda dan gejala robeknya gendang telinga antara lain nyeri telinga yang hebat disertai keluar darah dari telinga (yang disebabkan trauma) sedangkan yang disebabkan infeksi umumnya terdapat demam yang tak turun-turun, nyeri telinga (otalgia), gelisah dan tiba-tiba keluar cairan/nanah dengan atau tanpa darah.
Umumnya dokter THT akan menangani keadaan akut ini dahulu dengan meredakan gejala dan sumber penyebabnya sambil dievaluasi kondisi membran/gendang telinganya. Bila gejala dan sumber penyebabnya telah tertangani dan dalam penilaian selama 1 bulan gendang telinga ini tidak menutup spontan, biasanya akan disarankan penutupan gendang telinga ini melalui prosedur pembedahan/operasi (tentu setelah dievaluasi manfaat penutupan membran ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi pendengaran, mencegah bahaya infeksi berulang pada telinga tengah).
Miringoplasti merupakan prosedur pembedahan yang dirancang khusus untuk menutup perforasi/lubang membran timpani atau gendang telinga. Ini merupakan prosedur yang sering dilakukan dan membutuhkan metode yang sangat teliti dimana ahli bedah THT tidak hanya bertindak sebagai “tukang tempel” saja. Pembedahan ini bertujuan mengembalikan fungsi membran timpani (MT) sebagai reseptor gelombang suara.
Hampir sebagian besar perforasi MT baik pada anak-anak maupun orang dewasa ukurannya kurang dari 50% dari seluruh luas permukaan MT dan lokasi biasanya di daerah tepi (marginal). Perdileksi tersering lokasinya berada di area timpani anterior.
Berdasarkan metodenya, miringoplasti dapat dilakukan melalui pendekatan transkanal, endoaural dan postaurikular. Keputusan penggunaan metode pembedahannya bergantung pada kondisi patologis (luas perforasi), anatomi regional MT, keahlian individu operator.
Berdasarkan pertimbangan kekambuhan/kegagalan bahkan komplikasi pembedahannya, penggunaan metode miringoplasti transkanal menggunakan cangkok lemak dengan bantuan endoskopi merupakan pembedahan yang potensial dan secara signifikan memberikan hasil yang baik kerena menggunakan metode invasive minimal. Metode ini juga dapat dikerjakan didalam ruang praktek klinik sehari-hari menggunakan anastesi lokal.
Beberapa ahli telah memulai menggunakan miringoplasti dengan cangkok lemak sejak tahun 1962 diawali oleh Ringenberg melakukan miringoplasti terhadap 25 pasien dengan tingkat keberhasilan 86,5%. Gross tahun 1989 melaporkan keberhasilan 79,2% dari 28 pasien. Deduens tahun 1993 melaporkan tingkat keberhasilan 89% dari 30 pasien. Thomasin tahun 2000 dari 81 pasien tingkat keberhasilannya 92%.1
INDIKASI DAN KONTRAINDIKASI MIRINGOPLASTI CANGKOK LEMAK
Dahulu penggunaan cangkok lemak diindiksasikan pada perforasi yang masih tersisa setelah dilakukannya miringoplasti konvensional. Saat ini setelah dilakukan serangkaian percobaan dan berdasarkan pengalaman empiris inidikasi miringoplasti cangkok lemak adalah :
· Semua perforasi MT yang ukurannya kurang dari 50% dari luas MT
· Perfoarsi MT harus non-marginal (annulus, malleus handle)
Kontraindikasi miringoplasti cangkok lemak antara lain :
· Bercak miringosclerotik disekitar perforasi.
· Miringitis lokal disekitar perforasi.
· Sedang terjadi episode otore.
· Terbentuknya jaringan parut setelah kondisi perforasi MT
· Kegagalan penutupan MT menggunakan tehnik sebelumnya, atau jika penyebab kegagalan tidak teridentifikasi.
Dok, menurut dokter THT gendang telinga saya robek dan ada infeksi tapi tidak jelas dikasi tau yang infeksi itu mana dan dokter saya bilang bisa kembali normal.Dan pendengaran masih normal cuma masih mendenging apa penyebab mendenging dan apa obatnya? makasih dok.
Terima kasih atas tanggapan tulisan saya pak Hutabarat, menjawab pertanyaan bapak, sepertinya ada 3 masalah yang sedang diderita bapak…
gendang telinga robek memang harus dievaluasi antara lain lokasi robeknya, berapa luasnya, kapan dan sudah berapa lama robek, serta ada gangguan gak akibat robek itu seperti sering keluar cairan, berdengung, kurang dengar, rasa penuh ditelinga…jadi harus dilihat dulu dengan otoskop digital(pasien bisa melihat sendiri kondisi gendang telinganya).
Infeksi telinga memang bisa disebabkan oleh gendang telinga yang robek….tanda umumnya biasanya keluar cairan dari telinga bisa warna bening, putih, kuning, atau sampai hijau…..jadi harus disembuhkan dulu infeksinya baru bisa di tambal gendang telinganya (jika memang robek). Teknik penambalannya bermacam-macam.
Berdenging…ini harus didifinisikan dengan baik pak, berdenging (bunyi nada tinggi), berdengung (bunyi nada rendah) atau gemrebeg (seperti bunyi tiupan angin)…masing2 keluhan bisa disebabkan banyak penyakit telinga, tentunya pengobatannya bergantung dari penyebabnya.
Bila bapak berlokasi di Jakarta/Bekasi silahkan berkunjung ke tempat kami pak
Dok. seminggu yang lalu saya kecelakaan motor dan kepala saya terbentur. seketika itu telinga kanan saya tidak berfungsi dengan baik tapi tidak ada gejala nyeri. keluat cairan atau pusing sekalipun, tapi kata dokter gendang telinga saya robek. dan saya hanya diberi antibiotik dan vitamin ..untuk kasus semacam ini butuh waktu berapa lama sampai sembuh normal? atau butuh cangkok lemah seperti diatas? karena sampai sekarang telinga saya tidak menunjukkan kemajuan. terima kasih…
dok, saya ani, saya berusia 20 thn. seminggu yang lalu saya berobat ke dokter THT, karena pendengaran saya melemah, kemudian dokter itu memeriksa saya, dan ternyata gendang telinga sebelah kanan saya sudah tidak ada lagi, dan sebelah kiri hanya sedikit, kemudian dokter itu menganjurkan saya untuk memakai earphone, tapi saya karena msh muda dan saya masih kuliah, jadi saya malu dok untuk memakai alat tersebut, kemudian dokter itu memberi resep obat ada 3macam, dan setelah 3 hari saya memakan obat itu, saya merasa pendengaran saya mulai membaik, dan lama-kelamaan saya juga sudah bisa mendengar walaupun tidak senormal dulu, dan sampai sekarang dok, saya masih memakan obat nya, sudah 9 hari
yang ingin saya tanyakan dok :
1. apakah dengan meminum obat ini, gendang telinga saya bisa tumbuh?
2. ada cara lain gak dok, selain memakai earphone, supaya saya bisa mendengar secara normal?
3. alat tetes itu gunanya apa sih dok? apakah itu bisa membantu tumbuhnya gendang telinga?
4. apakah saya terus memakan obat ini dok? supaya pendengaran saya bisa normal?
terima kasih dok, atas bantuannya, saya berharap secepatnya dokter menjawab pertanyaan2 saya, karena saya sekarang sedang bingung dok,
atas perhatian dokter saya ucapkan terima kasih
Hallo mbak Ani, terima kasih atas tanggapan tulisan saya. Wah saya turut senang kalau dengan minum obat sudah ada perubahan pendengaran. Mengenai beberapa pertanyaan mbak ani akan saya coba jawab. Gendang telinga yang sudah robek, apalagi sejak kecil (umumnya saat masa kecil pernah menderita keluar cairan dari telinga/otitis media dan tidak tertangani dengan baik) robekan gendang telinga itu akan cenderung menetap, dan kecil kemungkinan untuk menutup sendiri tanpa intervensi pembedahan.
Untuk keputusan memakai earphone atau tepatnya alat bantu dengar(ABD), harus dipastikan dulu drajat kurang pendengarannya, jenis gangguan pendengarannya apakah hanya gangguan penghantarnya (konduktif) atau gangguan di syarafnya(sensoris). Dan mengenai alatnya, saat ini banyak kok ABD yg tak tampak dari luar atau yang sering disebut ITE/ITC (insight the ear) karena alatnya masuk ke dalam liang telinga dan ABD ini dapat menangani gangguan pendengaran sedang sampai berat.
Obat tetes yang dipakai banyak jenisnya, ada yg berfungsi untuk membersihkan liang telinga dari kotoran telinga ada yang berfungsi untuk mengatasi infeksi, tetapi tidak dapat membantu membantu menumbuhkan gendang telinga yang robek.
apakah dengan meminum obat pendengaran bisa normal kembali, tentu saja tergantung penyebab dari gangguan pendengarannya.
Semoga bermanfaat, salam.
dok sy pernah jatuh dari motor dan mengeluarkan darah,kata doktrer harus dioperasi.dan saya melakukan operasi di mataram lombok NTB,setelah operasi keadaan telinga saya malah tidak membaik malah menjadi dan pendengaran saya hilang sebelah,saya kontrol lg dijogya dirumah sakit panti rapih n dokter menyarankan harus dioperasi lagi,saya trauma dok apa yang bisa sy lakukan agar telinga saya tidak mengeluarkan cairan berwarna kuning n berbau….
terima kasih sebelumnya dok..
dok umur sy 35 tahun,sy sjak kecil telinga sy kluar cairan wkt sy cek ke dr tht saya hrs di oprasi. mahal ngga ya dok biayanya.
Dok..Dulu wkt sd sy prnh mengalami oma tp pngbtnx g smpai brz,skrg sy sdh kuliah..otitis sy msh ada tp cairan yg kluar dr tlinga sy sdkt &klau krng jd sprt mengeras..1 mg yg
Hallo Pak Asman dan Bu Maya, salam kenal juga yaa. Otitis media akut (OMA) apalagi yang stadium III pasti sudah mengalami robeknya gendang telinga, bisa menutup kembali dengan sempurna atau bisa berlanjut menjadi otitis media supurative kronik (OMSK) dengan konsekwensi robekan gendang telinga yang permanen tergantung penanganan dan pengelolaannya. Apabila OMSK sudah tidak bisa ditangani dengan pengobatan konservatif (pembersihan telinga dan minum obat teratur) karena selalu mengeluarkan cairan yg kadang berbau, nyeri dibelakang telinga(tulang mastoid) biasanya akan disarankan operasi untuk mengevakuasi sebagian/seluruh jaringan didalam telinga tengah yg rusak dan tulang mastoid. Operasi ini disebut mastoidektomi dan termasuk operasi besar (berdasarkan katgori operasi)…tentang mahal tidaknya bisa ditanyakan ke RS yg menjadi rujukan untuk operasinya.
semoga bermanfaat
salam.
dokter, adik saya sejak kecil menderita infeksi telinga. informasi terakhir yang saya dengar gendang telinga kirinya sudah robek sampai 90% dan harus dioperasi. tanpa operasi, bisakah disembuhkan?
Hallo Dokter
Saya abis operasi tambal gendang telinga (Miringoplasti). karena gendang telinga berlubang sejak kecil akibat dari pernah sakit infeksi telinga’
usia saya sudah 55 tahun..
Apakah operasi yang dilakukan terhadap telinga saya bisa utuh sempurna lagi enggak ya…gendang telinganya
dan apakah saya bisa mendengar dengan baik. Dan abis operasi apakah ada efek ke otak enggak … tks-salam smile
dok, salam kenal sblmnya. Saya mengalami flu yang kemudian telinga saya kyk buntu sampai setelah flu sembuh. Sya bawa kespesialis tht kemudian di spulling tapi setelah itu telinga saya jadi berisik dan kemudian nyeri lalu saya periksakan lagi ke tht dan ternyata okter bilang inveksi lalu diberi obat tetes dan minum seminggu kemudian kontrol lagi ternyata didiagnosa gengand telinga saya robek, sekaranng inveksi sudah sembuh tapi robeknya tdk dok, apakah gendang telinga saya bisa pulih dok, dan knp gendang telinga saya robek, apakah spulling bs menyebabkan gendang telinga robek. kira-kira ada tidak dok suplemen yang bagus yang bisa membantu memperbaiki kondisi gendang telinga saya. Makasih sebelumnya dan mohon maaf kalo pertanyaanya banyak.
salam
dok, saya kadang aneh dengan Telinga saya. sering sekali berdengung /Bindeng sehingga pendengaran saya ga jelas. klo saya abis olah raga… kecapean. sementara yang saya lakukan disaat berdengung adalah mencelupkan pembersih kuping ke air bersih agar dingin sambil membersihkan telinga telinga. apakah cara yang saya lakukan sudah benar ? atau ada cara lain yang dokter tau agar saya tidak bindeng lagi?
Trims
Dok, Umur saya 23 th. 3 Minggu yang lalu saya di operasi dikarenakan gendang telinga kanan saya robek. Saya tidak tahu persis penyebab robeknya gendang telinga saya dan kapan awal robeknya. sebelum di operasi saya rawat jalan 2x di bulan yang sama karena ada benjolan di telinga bagian luar saya (tepat lubang telinga paling luar), dan merasakan rasa yang sangat nyeri. Kejadian ini saya alami 1 tahun yang lalu (maret-april 2008) tapi saat itu hanya di beri obat tidak sampai dioperasi.
Yang mau saya tanyakan :
1) Apakah setelah operasi pendengaran telinga kanan saya akan normal kembali? saat ini masih mendengung.
2) Sudah 3 Minggu setelah operasi, Saya masih merasakan sakit tepat di tempat jahitan. Kira2 butuh waktu berapa lama luka jahitan itu tidak terasa lagi.
3) Apakah ada pantangan makanan?
4) Untuk obat tetes Tarivid berfungsi sebagai apa? kalo keseringan menggunakan obat tetes tsb apakah ada efek sampingnya??
terima kasih sebelumnya dok..
Pak tanggal 29 april 2009 kuping saya secara tidak sengaja tertusuk cutton bad kuat sekali sehingga kuping sata mengeluarkan darah…
tanggal 1 mei 2009 darahnya berkurang tetapi yang keluar air bercampur darah dan sedikit nanah
mungkin gendang telinga saya sobek atau bukan..
tp kalaupun gendang telinga saya sobek saya tidak mau diperiksa ke Dokter tht dikarenakan saya ttidak mempunyai uang..
menurut bapak apakah saya membiarkan telinga saya sendiri sampai gendang telinga saya menutup sendiri
ada gak cara manual menutup gendang telinga tanpa operasi
saya menunggu jawabannya
@ Fitri : gendang telinga dengan robekan 90% sepanjang yg saya tahu angka keberhasilan operasinya kecil, jadi perlu dipertimbangkan baik2 resiko kegagalannya, salam kelmbali bu fitri
@ Pak Ismail : keberhasilan operasinya ditentukan banyak faktor pak ismail, bergantung pada luas perforasinya, teknik operasinya dan kondisi fisik pasca operasi, paling tidak bila terjadi perbaikan pendengaran pasca operasi yg ditunjukkan dengan audiometri…berarti operasinya berhasil…semoga sukses juga pak ismail.
@ Bu Nurul : kondisi akibat flu memang bisa berakibat pada gangguan telinga, bisa timbul infeksi yang disebut OMA (otitis media akut) atau radang telinga tengah…proses ini bisa berlanjut menjadi robekan gendang telinga atau bisa sembuh (sering dikenal istilah aktif dan dinamis)…pada kodisi bu nurul kemungkinan prosesnya berjalan terus menjadi kearah robekan gendang teling, kecil kemungkinannya robekan gendang telinganya karena spooling karena spooling itu airnya diarahkan ke liang telinga, tidak ke gendang telinganya. Kalau sekarang infeksinya sudah berhenti, itu merupakan tanda yang baik, mudah2an dengan berjalannya waktu bisa menutup dengan spontan robekan gendang telinga tersebut (kecuali kalau robeknya sudah lama ya). Biasanya akan dievaluasi sekitar 1 bulan…bila terjadi pengecilan diameter robekan maka kemungkinan bisa menutup spontan sepanjang tidak mangalami infeksi lagi. Bila setelah 1 bulan kondisinya menetap ada baiknya operasi perlu dipertimbangkan.
Makanan untuk menjaga supaya gendang telinga menutup sepertinya tidak ada bu, yg perlu dijaga, selama gendang telinga robek adalah tidak kemasukan air/kondisi basah pada liang telinga, semoga bermanfaat dan salam kembali
dok
saya mahasiswa kedokteran usia 19 tahun lebih 2 bulan
dari kecil telinga saya keluar cairan,tapi tidak sempat diobati
juni tahun lalu saya memeriksakan lagi ke dokter THT, di tulis di rekam medis saya menderita otitis media kronis. kata beliau, gendang telinga saya sudah sobek, dan opsi yg beliau tawarkan adalah operasi karena umur saya 19 tahun
apakah dengan umur 19 tahun, kemungkinan gendang telinga saya untuk menutup kembali sudah tidak ada?
lalu apakah ada jalan lain selain operasi?
apakah saya bisa menggunakan stetoskop dengan alat bantu dengar?
NB: sebelumnya saya ucapkan terimakasih
terimakasih tanggapanya dokter. sekarang saya lebih jelas.Dokter saya memberikan waktu satu bln untuk evaluasi,apakah terjadi penutunpan setidaknya diameternya berkurang atau tidak. Oh ya dok kalo tidak berarti saya harus operasi, apakah pembedahannya tidak terlalu berbahaya, sebab mendengar kata operasi saja sudah membuat saya merinding,makasih sekali lagi dok
selamat pagi pak
saya kemarin priksa kuping saya dan gendang telinga sebelah kanan sudah tidak ada dan inveksi menurut dokter saya mesti di oprasi. gimana menurut bapak selain biayanya mahal dan saya tidak punya uang sebanyak itu apaka memang saya harus di oprasi dan berapa persen kesembuhan saya dan apa yg terjadi klw ada kegagalan. sebelumya saya ucapkan terima kasih
Selamat pagi Dok,
Kemarin sore anak saya (2,4 thn) gendang telinga kanannya tertusuk cotton bud sampai berdarah. Saya langsung periksakan ke dokter THT, kata dokter gendang telinga anak saya robek cukup besar (kalau tidak salah dengar sampai 90%). Lalu dokter memberi obat antibiotik dan diminta kontrol setelah 5 hari.
Yang ingin saya tanyakan Dok, apakah gendang telinga anak saya bisa sembuh (menutup rapat kembali) dan kembali normal tanpa operasi? Bagaimana dg tingkat pendengarannya?
Terimakasih Dok, saya tunggu jawabannya.
Pak anton yth, terima kasih atas tanggapan tulisan saya……maaf agak telat merespon
Gendang telinga yang robek akibat trauma sering kali memang menimbulkan masalah bila diameter robeknya terlalu besar……umumnya pada anak2 bila diterapi dengan baik dan kontrol yg teratur dapat menutup spontan apalagi bila robekannya kecil…….namun demikian apabila robeknnya terlalu besar harus rutin kontrol, paling tidak dilihat perkembangannya….kalau dalam monitor dokter gendang telinganya membaik (robeknya mengecil….ada harapan bisa menutup dengan spontan) namun jika robekannya menetap dan malah keluar cairan kuning (congek) tentunya akan lebih repot penangannanya.
Saat ini dalam keadaan robek gendang telinganya, tentu pendengarannya terganggu pada telinga yg sakit…..semoga bermanfaat dan jangan lupa kontrol ke dr THTnya yaa…biar di evaluasi perkembangannya….saya doakan mudah2an menutup
dok teman dekat saya mengeluarkan darah dari telinga tapi hal ini hanya terjadi apabila obatnya habis, selain itu setiap darahnya keluar dia merasakan lemas di tubuhnya. . .diapun mengeluh sakit pada saat menelan makanan dan menguap. . .pertanyaannya kira – kira penyakit apa yang dialami oleh kawan saya karena selama berobat dia tidak pernah di jelaskan penyakit apa yg di deritanya. . . terimakasih .
Ms K yang baik, terima kasih atas tanggapan tulisan saya, ada yg harus saya tanyakan sebelumnya….sudah berapa lama keluhannya, minum obat apa dan diberi oleh siapa? jadi saya tidak dapat menjawab pertanyaan Ms K, kalau tinggal di seputar jakarta/bekasi……sebaiknya datang ke tempat saya untuk saya periksa dahulu atau ke dr THT terdekat bila tidak keberatan….terima kasih
Jadi kesimpulannya bisa tidak mendengar kembali dg normal melalui operasi telinga yg robekannya 90%? Trus berapa persen peluang keberhasilannya?
Dok, telinga saya kan sering mengeluarkan cairan sejak kecil sampai sekarang. Kadang saya bawa ke dokter dan sembuh sudah itu kambuh lagi/mengeluarkan lagi cairan. Kata dokter THT gendang telinga saya sudah bocor/robek. Apa saran dari dokter untuk saya supaya saya bisa mendengar lagi dengan normal (pendengaran telinga saya sekarang kurang dari 50%) dan cairan dari telinga saya tidak keluar lagi meski saya beringus (flu) soalnya saya malu banget sama teman-teman kalau keluar cairan sehingga sangat mengganggu kegiatan saya dan saya jadi susah pergi kemana-mana?
Salam,
Dok gendang telinga kanan saya dinyatakan pecah beberapa hari yang lalu, menurut dokter ybs gendang telinga yang sudah rusak tidak dapat diperbaiki. apakah benar itu dok?
seandainya ada rumah sakit yang dapat memperbaiki gendang telinga itu biayanya berapa ya dok??
yerima kasih bnyak,
wassalam
dokter,
sewaktu saya bangun tidur saya merasa ada sesuatu di dalam telinga kanan saya, kemudian saya korek dan tidak ada apa apa. namun sampai sore hari saya merasa telinga saya penuh dan pendengaran antara telinga kanan dan kiri. hingga malamnya saya mulai merasakan sakit, nyeri dan seperti ada yang mengganjal, sakitnya sampai ke tenggorokan, jika mau makan, buku mulut juga harus pelan-pelan karena nyeri sekali.
kemudian saya ke dokter ahli THT di Banda aceh, katanya ada jamur, kemudian saya dikasih obat diantranya oto pain (obat tetes) , unitrac ltraconazole, ceptik 100 dan ocuson tablet , saya mengkonsumsi dan meneteskan obat sesuai dengan petunjuk dokter, hasilnya saya tidak lagi merasa nyeri. tapi telinga saya masih terasa penuh dan obat tetesnya susah masuk ke dalam telinga sehingga saya harus miringkan kepala sekitar 30 menit baru obatnya bisa masuk sempurna.
3 hari setelah itu saya berkunjung lagi ke dokter yang sama, setelah diperiksa lagi, dia bilang kalau gendang telinga saya sudah bocor, saya ketakutan dokter, dan kemudian saya di kasih obat yang sama seperti sebelumnya tapi tanpa obat tetes lagi. sepulang dari dokter tersebut saya meneteskan kembali obat tetes, tapi malah dia tembus masuk tenggorokan, saya semakin takut, ada apa ini dokter?
apa yang sedang terjadi dengan telinga saya? dan apa saran dokter agar telinga saya segera sembuh? karena saya takut di operasi, mohon jawaban dokter.
terimakasih.
desi
dok, saya sudah berobat kerumah sakit, kata dokter harus d operasi, tapi ada cara lain gak dok cara penyembuhannya? keluhansaya, telinga saya kurang mendengar dan saya bila bernafas selalu anginnya keluar dari dari telinga dan juga masuk daritelinga dan itu rasanya nyeri. itu sangat mengganggu pada diri saya, bila saya habis olahraga itu sangat terasa sekali dan itu membuat saya pusing2 dan pingsan. gimana yadok cara mengatasinya dan ada caralaingak selain operasi?
selamat sore dokter, telinga saya mempunyai masalah.Telinga saya sakit sejak bulan februari.
Awalnya adalah telinga saya sakit dan gatal. menurut dokter tht, telinga saya sakit karena ada jamurnya. Dan memang serumen saya jadi berwarna hitam dan menurut dokter tht bahwa itu adalah jamur. Saya diberi terapi H2O2 untuk membersihkan telinga dan asam asetat, serta obat jamur /tetes telinga. Sesaat telinga saya membaik.
Selang beberapa bulan kemudian gejala sakit telinga datang lagi dan berdenging nada tinggi. Lalu saya berobat lagi dan masih juga karena jamur, dan menurut dokter gendang telinga saya robek sebesar 2mm. Jamurnya pun belum hilang2. Dokter tht yang lain juga bilang jamurnya sulit dihlangkan karena anatomi telinga saya yang sempit dan berbelok, dan dokter menyarankan saya untuk di operasi untuk menutup robeknya gendang telinga saya dan membetulkan anatomi telinga saya.
Pertanyaannya :
1. Apakah besar robekan gendang telinga 2mm sudah termasuk lebih dari 50 % ?
2. Apakah dengan adanya jamur ditelinga saya bisa memperparah luasnya robekan gendang telinga saya?
3. Apakah tepat untuk dilakukan operasi pada telinga saya?
4. Apakah jamur pada telinga saya bisa disembuhkan? ( saya sudah berobat dengan teratur )
5. Apakah dengingan bisa hilang?
Maaf ya dok, pertanyaan saya banyak. Karena saya sudah capek bulak balik RS untuk berobat THT.
Terima kasih banyak atas jawaban dokter.
Dok…di telinga saya suka keluar cairan yang berbau…seperti nanah gitu…kira-kira penyebabnya apa yah Dok…..
selain itu penanganannya selain cara operasi ada ga Dok….
penyakit ini sangat mengganggu saya terlebih lagi setiap saat saya harus menghadapi klien saya…saya jadi harus ke toilet untuk membersihkannya…
keluarnya suka tiba-tiba gitu….
apalagi kalo saya telat makan…atau saya kedinginan…
Saya mohon dan sangat berharap sekali Dokter dapat memberikan saran untuk Saya….
Terimakasih atas perhatiannya
Slamat siang dok,
senin kemarin sy periksa ke THT karna ada air yg masuk,2th sebelumnya sy jg pernah periksa karna sakit yg ga tertahankan dan mengeluarkan cairan nanah akibat menggunakan cottonbud kata dok sy “gendang telinga saya sudah robek” dan sampe cairan tersebut hrs di sedot setelah itu pendengaran sy berkurang sampe 30% dari normal, nah yg baru kemaren priksa kata dok nya ga perlu di sedot karna cm sedikit, trus sy menanyakan klo penutupan kembali apakah bisa sendirinya?jawaban dok sy harus melakukan operasi…sy ga tau seberapa parah robekannya, untuk penanganan sementara ini sy dikasi obat tetes (otopain dan H2O2) dan obat makan (alloris dan levoxal), tetapi setelah menggunakan H2O2 yg tujuannya untuk membersihkan malah telinga sy mkn sakit yg bener2 sakit ketika H2O2 itu bereaksi dan cairan yg ada di dlm terasa lebih banyak setelah itu dikasi obat tetes otopain walaupun tidak sakit tetapi sangat mengganggu malah pendengaran malah semakin berkurang kira2 hanya10-20% bs mendengar dr yg telinga normal, kenapa bisa seperti itu ya dok???dan klo harus melakukan operasi kira2 harga nya berapa ya dok???tp apakah pendengaran sy bs normal kembali dengan sendirinya klo tanpa melakukan operasi?
sebelumnya sy ucapkan terimakasih yg sebesar2 nya…..
Terima kasih atas tanggapan tulisan saya. Mohon maaf terlambat menjawabnya, saya coba rangkum dan ringkas saja ya :
Ms.K
kalau sering keluar darah spontan dari telinga harus dilihat dahulu, apakah dahulu pernah ada riwayat dikorek2 sehingga menyebabkan luka, biasanya bila sering dikorek dan luka berulang maka ditelinga bisa timbul jaringan granulasi (granuloma)…yg bila tersentuh gampang sekali berdarah dan nyeri, biasanya disertai keluhan rasa tertutup/kurang dengar kuping yg dikeluhkan…harus dilihat dulu bu penyebabnya karena banyak kemungkinan penyebabnya.
Rar
mudah2an kondisi telinga anda sudah kering (dry ear). Telinga yang kering merupakan syarat mutlak dilakukan operasi penambalan gendang telinga, bila kondisi perforasi/bocor gendang telinga 50%. Sebelum dilakukan operasi akan didahului dengan pemeriksaan fungsi pendengaran untuk mengetahui derajat dan jenis ketulian dengan harapan setelah dilakukan timpanoplasi (penambalan gendang telinga) ada perbaikan
Agung :
Robekan gendang telinga bila terjadi pada orang dewasa, umumnya susah menutup kembali tanpa dilakukan operasi apalagi bila sobeknya karena proses radang pada telinga tengah, namun demikian bila karena trauma masih ada harapan. Umumnya akan dievaluasi selama 1 bulan, bila robekannya menetap atau tidak bertambah kecil, kemungkinan besar robekannya akan permanen bila tanpa operasi. Biaya masing2 rumah sakit berbeda-beda, anda dapat menanyakan ke dokter dan rumah sakit yang anda kunjungi
Bu Desi yg baik
Keliatannya telinga anda memang mengalami peradangan/infeksi yg bermula dari dikorek2, tanda dari gendang telinga yg bocor itu bila ibu meneteskan cairan kedalam telinga, maka akan dialirkan ke dalam tenggorokan karena memang ada saluran tuba yg menghubungkan telinga dengan tenggorok
Mudah2an bila anda membaca tulisan ini, problem telinga anda sudah selesai…bila belum ibu boleh datang ke tempat saya bila memang dekat, maka akan saya endoskopi agar ibu sendiri juga tau kondisi yang sesungguhnya dari telinga ibu
Assalamualaikum kepada Dr.Kris , bagus sekali rencana yang anda tulis di sini. Ia banyak membantu mereka yang ingin mencari informasi mengenai pengubatan telinga dengan pantas. Saya warga Malaysia dan ingin menanyakan dgn Dr. Kris satu permaslahan yg saya alami sudah hampir 7 tahun. Masalahnya saya dahulu pernah melakukan praktikal study di sebuah kilang simen batu kapur. Ya , kilangnya amat besar dan suasana di dalamnya amat bising sekali. Bising bunyi jentera berat dan mesin-mesin pengisar dan sebagainya beroperasi 24 jam. Saya terdedah kepada bunyi bising ini sepanjang saya bekerja selama 6 bulan , 8 jam sehari (peristiwa ini 7 tahun yg lalu). Seingat saya selepas 2 bulan bekerja di kilang itu, pendengaran saya agak lemah tapi saya tak syak apa-apa lagi. Sehinggalah saya mula memasuki Politeknik melanjutkan pengajian , barulah saya dapati perubahan yg besar pada pendengaran saya. Telinga kiri saya asyik berdesing 24 jam. Sebelum ini telinga saya tak ada bunyi seperti itu. “Singggggggggggggggggg…… bunyinya berlangsung 24jam selagi saya masih sedar.. kalau saya tidur , ya bunyinya memang tiada (tidur).Tiada apa-apa cairan atau penyakit pada telinga saya, sayaa sudah pergi doktor dikasinya diskripsi ubat tapi tak berhasil. Ada Dr. yang cadangkan saya pakai alat bantu dengar tapi saya agak malu mau memakainya. Harapan saya drpd Dr. Kris adakah ubat yg bisa menyembuhkan bunyi bising di dalam telinga kiri saya ini dengan cara biasa tanpa operation atau tanpa guna alat bantu dengar. Terima kasih atas jawapannya! Jazakallah!
Dok anak saya umur 2 minggu telinga kanan berbau, gendang telinganya robek pd bag bawah. Apakah bs kembali menutup? Kira2brp lama? Obat apa ug hrs saya berikan ?
Dear dokter,
Saya baru saja menjalani operasi penambalan (cangkok) gendang telinga kanan (2 bulan lalu). Pada awal (2 minggu setelah operasi) pendengaran telinga saya sangatlah baik, dan jauh dibandingkan pada saat sebelum operasi. Tetapi setelah jalan 1 bulan, rasanya pendengaran telinga kanan saya seperti tersumbat oleh angin dan tidak “clear” dalam mendengar. Hal ini terjadi terutama di suhu yang relatif dingin (ruangan ber AC, saat hujan).
Terakhir saya control ke dokter hal ini memang demikian karena hasil cangkoknya masih tebal dan belum menipis. Dokter saya juga mengatakan seiring waktu (mungkin dalam 2 bulan) cangkokan akan menipis dan menyesuaikan sehingga pendengaran akan baik seperti semula.
Pertanyaan saya adalah;
1. Apa penyebab hal ini terjadi demikian? Apakah benar seperti yang dikatakan dokter saya pada saat terakhir saya kontrol?
2. Apakah telinga kanan saya ini bisa dibersihkan dengan cairan h2o2? Seberapa sering apabila boleh.
3. Apa ada kaitannya dengan gendang telinga (membran timpani) apabila kita meniup dengan sekuat tenaga dalam keadaan hidung dan mulut kita tutup?
Terima kasih atas penjelasan dan jawaban dokter sebelumnya.
Sukses untuk anda selalu dokter.
dok ponakan saya menderita tuli dari sejak lahir sekarang berusia 24 tahun dan ada rencana keluarga untuk menjalani operasi. kita perlu rekomendasi dari dokter rumah sakit mana yg telah pernah melaksanakan operasi tersebut dan seberapa besar kesuccesannya trus kira2 berapa biaya yg akan kita keluarjan termasuk masa pasca operasi.
terima kasih atas bantuan dokter
klo bisa dokter dapat langsung ke email saya di: chio0903@yahoo.com
Pak dokter,
Hari sabtu kemaren, saya ke dokter THT (untuk perawatan infeksi dan jamur), tetapi karena masih merasa perih dan sakit, kemudian di check lanjut dan ternyata gendang telinga saya pecah atau berlobang kecil.
yang ingin saya tanyakan..
1.jika gendang telinga yang berlobang (dalam kasus saya kata dokter THT lobangnya kecil) karena robek/pecah, apa memang dapat menimbukan keluarnya cairan dari telinga ya? dan proses sembuhnya, infeksi dan jamur harus sembuh dulu, baru gendang telinga yang berlobang memulai proses “menutup”. betul tidak kesimpulan saya?
2. Berdasarkan kata dokter dan artikel di internet, dikatakan bahwa harus melindungi telinga (dengan gendang telinga berlobang) agar tidak kemasukan air (tidak berenang, menutup telinga dengan ear plug dll), tapi bagaimana dengan obat tetes, karena untuk mengobati infeksi dan jamur, saya diberikan obat tetes (sagestam 4x tetes 2 x sehari, ini untuk infeksi)? obat tetes kan cairan seperti air juga..
terima kasih sebelumnya dok..
Dok, tdk sengaja wkt saya membersihkan telinga anak sy dgn cttn bud telinganya tertusuk tp tdk berdarah dan tdk mengeluarkan cairan apapun. Sy bgg karena dia nangis keras sekali. Anak sy 4 th. Krg lbh 1 jam sy tanya ktnya tdk sakit lg. Pertanyaan sy: apakah gendang telinganya ada kerusakan walaupun tidak berdarah? Sy kuatir sekali. Terimakasih.
Ibu paulina yg baik, gendang telinga yg rusak entah karena sebab apapun pasti menimbulkan gejala….kalau sobek gendang telinga hampir pasti nyeri dan ada darah yg keluar dari telinga…..kemungkinan tidak apa2 pada anak ibu, tetapi utk lebih memastikan, ibu bisa datang ke dr tht utk memastikannya, kami ada alat videootoskopi dimana ibu dapat melihat kondisi kesehatan telinga termasuk gendang telinga.
terima kasih
Ibu astri yg baik
infeksi telinga tertama jamur memang infeksi yg proses penyembuhannya membutuhkan waktu yg terkadang cukup lama dan tentumya memakan waktu dan biaya yg tidak sedikit. Bila infeksi jamur diperparah dengan pecah/lubangnya gendang telinga, itu juga dapat memperparah karena akan menimbulkan keluar cairan juga dari telinga. Jadi proses penyembuhannya mesti berbarengan, bila infeksi kuman sembuh tentu jamurnya juga akan sembuh. (perlu proses)
Dari pengalaman saya, ada yg menyembuhkan infeksi jamur sampai 2 bulan baru sembuh total bu. Umumnya gendang telinga yg robek ketika infeksi jamur akan ikut menutup, tetapi bisa juga permanen.
Obat tetes telinga memang didisain khusus untuk telinga, kandungan didalamnya umumnya antibiotik, anti radang dan antinyeri. pemakaian dan dosis tentu bergantung dari tingkat keparahan penyakitnya. Sehingga tetes telinga yg notabene cairan/air sebagai pembawa zat antibiotikanya tentunya tidak berbahaya bagi telinga seniri. Lain halnya apabila cairan itu berasal dari luar, tentu kita tidak pernah akan tau apakah cairan itu steril atau bebas kuman bukan?
semoga cukup membantu bu
salam
Coba ke RS PIK bertemu dengan dr Sosialisman, SpTHT-KL
Salam kenal pak Fredy
menjawab pertanyaan no 1, suhu dan kelembaban serta lokasi ketinggian dapat berpengaruh pada tekanan pada rongga telinga tengah kita (seperti merasa tuli/kurang dengar/tersumbat saat kita di Puncak).
2. Sebaiknya dihindari pembersihan dengan H2O2 tanpa pengawasan dokter (dilakukan sendiri)
3. Ada kaitannya pak Fredy, telinga kita berhubungan dengan hidung dan tenggorok melalui suatu saluran yg disebut tuba eustacii (eustachian tube). Itu sebabnya ketika kita berada di ketinggian/sedang pilek terkadang salah satu atau kedua telinga kita merasa tersumbat.
mudah mudahan cukup membantu pak fredy
salam
Wah saya kurang tau pak range biaya transplantasi gendang telinga, bergantung dari rumah sakit dan teknik serta alat yg digunakan umumnya. Coba datang ke beberapa RS saja pak.
Dok,
Apakah dengan otoscope cukup dapat memastikan kondisi gendang telinga ? baik, hilang atau robek ?
Terima-kasih
salam
Salam kenal Dr. Kris,
Saya bersyukur menemukan site dokter dan berterima kasih sebelumnya atas kebaikan hati dokter dalam memberikan konsultasi online.
Saat saya berusia 7 tahun, selaput gendang telinga saya terluka saat sedang bermain. Dalam beberapa kurun waktu, telinga saya selalu berdarah dipagi hari (saat terbangun dari tidur). Dokter waktu itu mengatakan bahwa selaput gendang telinga saya robek. Saya lalu menjalani treatment rutin dan diberi berbagai obat. Sejak itu telinga saya hanya berdarah jika saya mengalami flu dan demam tinggi. Itupun hanya sampai usia 12 tahun. Karena setelah itu sampai saat ini (usia saya 26 tahun), hanya beberapa kali saja telinga saya berdarah saat saya flu dan demam tinggi. Namun setiap saya menderita flu dan demam, telinga saya selalu nyeri (kadarnya kadang sedang, kadang sangat nyeri).
Baru-baru ini, saya mengalami flu dan demam tinggi dan telinga saya kembali mengeluarkan cairan bening disertai darah. Saat ini saya sedang berada di luar Indonesia. Dokter yang memeriksa saya terkejut melihat kondisi selaput gendang telinga saya dan mengatakan bahwa kondisi selaput gendang telinga saya rusak parah. Beliau bahkan lebih terkejut saat saya memberitahu bahwa saya tidak pernah punya masalah dengan pendengaran. Dokter ini langsung merekomendasikan saya untuk bertemu ahli THT, dan mengatakan kemungkinan besar dilakukannya operasi.
Yang saya mau tanyakan dok:
1. Kemungkinan apa yang sebenarnya terjadi dengan selaput gendang telinga saya. Jika memang rusak parah namun saya tidak pernah mempunyai gangguan pendengaran. Rasa nyeri pun hanya dirasakan saat saya dalam kondisi sakit flu dan demam.
2. Jika nanti memang harus dioperasi, adakah kemungkinan efek samping yang harus saya perhatikan?
3. Apakah penanganan masalah THT sebenarnya terstandardisasi secara internasional? karena saya juga mempertimbangkan kemungkinan untuk melakukan operasi di Indonesia saja.
Sekali lagi terima kasih sebelumnya untuk waktu dan jawaban dokter.
salam,
Lia
dok telinga saya waktu itu tiba2 sakit,,,sakiit sekali. Lalu keluar Cairan bening banyak, berikutnya keluar darah lalu cairan berwarna kuning..
Saya sudah periksa ke dokter THT dan ternyata gendang telinga saya berlubang..
Lalu saya di kasih obat 3 jenis,,setelah itu memang pendengaran saya agak baikan dan rasa sakitpun hilang…
yang ingin saya tanyakan, sampai sekarang telinga saya masih mengeluarkan cairan berwarna kuning tadi…apakah itu bisa dihentikan dok??kalau bisa dengan cara apa??
Oya dok, berhubung saya masih kuliah, saya ingin tidak operasi dok..
Terima Kasih sebelumnya dok
Doc minggu kemarin saya renang kuping saya kemasukan air waktu menyelam kedalam 1 1/2 meter setelah itu saya bersih kan kembali dengan masukin air lagi untuk menghilangkan air yang didalam . waktu itu terasa yeri di kuping, setelah itu kuping terasa bunyi ngiring dan kurang untuk bunyi bass
Dr. Kris
Beberapa hari lalu saya berkunjung ke dokter THT karena telinga kiri saya sakit dan mengeluarkan cairan berwarna kuning setelah melakukan olahraga diving. Oleh dokter dinyatakan telinga saya infeksi dan gendang telinga robek. Dinyatakan pula bahwa robekan gendang telinga sudah lama dan air yg masuk dari diving menyebabkan infeksi tersebut. Dokter menyarankan untuk dilakukan tindakan Miringoplasti.
Apakah tindakan Miringoplasti dapat mengembalikan fungsi telinga kiri saya dan seberapa persenkah keberhasilannya?
Apakah setelah melakukan operasi saya bisa melakukan olahraga diving kembali?
Terima kasih atas masukan Dokter.
pagi dok, anak saya 2,5th sepertinya kena infeksi telinga, sudah pernah di bawa ke dokter tht, trus di kasih o2 dan obat tetes, serta obat antibiotik. tapi sepertinya tidak tuntas sembuh, karena kalau anak saya kena panas matahari,dan flu. cairan kuning-hijau kembali keluar dari telinga kiri. apa yang harus saya lakukan dok? terima kasih.
Maaf dok,
Sy ingin bertanya kemaren anak kami yang berumur 2tahun bermain2 dengan cotton bud, sepertinya tanpa tidak sengaja ia menekan cotton bud itu terlalu dalam, dan setelah itu ia menangis dan memegang telinga. Esok harinya dari telinga tersebut keluar darah bercampur cairan. yang ingin saya tanyakan apakah gendang telinga anak saya sudah pasti robek. Jika ia bisakah diobati dan kembali normal lagi. Jawaban dokter amat saya tunggu dan kami harapkan.
selamat mlm Dok,saya arifin sekarang umur 21 th,dok telinga saya sebelah kiri berkurang pendengarannya,telinga saya ini mengeluarkan cairan putih dan ke kuning2an,rasanya di telinga saya ini kayak banyak air,suadah saya periksa ke dokter THT,saya priksakan katanya gendang telinga saya robek,dan selama saya berobat tidak ada perubahan,Apakah bisa telinga saya di obati dok!bisa kembali normal seperti dulu,apakah yang harus saya lakukan dok agar pendengaran saya normal kembali!!apakah saya harus operasi telinga???
saya memohon dokter bisa membantu saya?pendengaran saya bener2 terganggu!!!saya mohon bantuannya dok!!!
minta saran dan pendapatnya:
apakah telinga saya bisa disembuhkan?
email saya :nanangarifins@gmail.com
saya butuh bantuan dokter terimakasih
Salam kenal dik Arifin, telinga yang mengeluarkan cairan memang menunjukan adanya infeksi baik didalam liang telinga atau pada telinga bagian tengah. Penyakit ini sering disebut Otitis media (OM). Selain gejala keluar cairan dari telinga, umumnya pasti disertai dengan robeknya gendang telinga. Apabila di tangani dengan baik bisa sembuh dan biasanya perawatannya juga memerlukan waktu. Sembuh dari OM bisa sempurna artinya gendang telinga menutup kembali dan fungsi pendengaranpun akan pulih kembali atau bisa sembuh dgn gendang telinga tetap robek, namun tidak mengelarkan cairan. Biasanya dokter akan mengevaluasi selama 1 sampai 2 bulan, apabila gendangnya tetap robek pasti pendengaran akan terganggu. Setelah dievaluasi bila masih memungkinkan maka penambalan gendang telinga memang dilakukan dengan cara operasi penambalan. Mudah2an membantu di Arifin
Salam kenal juga pak/bu Herman
Trauma telinga akibat benda tumpul seperti cotton bud memang sering terjadi pada anak, bila mengelurkan darah campur cairan yg jelas terjadi perlukaan di dalam telinga, namun belum tentu juga mengenai bagian gendang telinga…bisa saja hanya pada dinding liang telinga. Untuk lebih memastikan memang harus datang ke dokter THT terdekat yg mempunyai fasilitas endoskopi telinga, sehingga ibu bisa ikut melihat dengan baik kondisi telinga si buah hati. Tentu saja dengan pengobatan yg tuntas walaupun sobek gendang telinganya sekalipun kemunginan besar masih bisa menutup dgn sempurna dan tidak ada gangguan pendengaran. Semoga membantu
Salam kenal pak Nando,
Radang telinga tengah (otitis media) seperti yg dialami anak bapak memang bisa berulang pak, umumnya bisa berulang bila pada waktu itu sembuh dgn gendang telinga masih robek. Biasanya setelah sembuh dari radang telinga dgn ditandai berhentinya proses keluar cairan dari telinga, biasanya dokter akan menasehati agar menjaga supaya tidak infeksi lagi antara lain, tidak boleh kemasukan air apalagi benda asing keldalam telinga minimal 1 bulan, tidak boleh batuk dan pilek dibiarkan lebih dari 5 hari tanpa pengobatan, juga perlakuan khusus misal saat minum susu dalam botol, posisi si buah hati tidak boleh terlentang karena akan memudahkan susu masuk ke dalam telinga melalui saluran yg disebut tuba ustachii. Jadi saat minum susu harus disanggah minimal dgn bantal atau posisi duduk. Kalau sekarang masih keluar cairan dari telinga, hendaknya si buah hati dibawa kembali ke dokter THT terdekat untuk mendapat perawatan. Semoga membantu pak.
Salam kenal pak/bu dessi
Tindakan miringoplasty/timpanoplasty adalah teknik operasi untuk menambal gendang telinga yg robek. Bila berhasil tentu fungsi pendengaran akan kembali normal. Biasanya dokter akan mengukur fungsi pendengarannya terlebih dahulu melalui tes audiometri dan timpanometri. Mengenai angka keberhasilan operasinya tergantung teknik operasi dan luasnya gendang telinga yg robek, pendapat saya makin besar diameter robeknya gendang telinga berbanding terbalik dengan angka keberhasilan operasi, bapak bisa tanyakan langsung kepada dokter THT bapak. Terima kasih
Pak marzuki yg baik,
mohon maaf baru bisa membalas email bapak, kemungkinan sih telinga bapak hanya tersumbat kotoran aja yg terdorong karena menyelam. sebaiknya bapak berkonsultasi dgn dokter tht utk memastikannya.
salam
Salam kenal mas/mbak Kyan
kalau saat ini telinganya masih mengeluarkan cairan apalagi berwarna kuning…itu berarti belum sembuh, saran saya sebaiknya ibu datang kembali ke dokter THT ibu untuk berkonsultasi ulang, mohon jangan diabaikan karena akan memperparah kerusakan pada telinga. Mudah2an membantu
salam kenal pak zar
otoskop merupakan alat sederhana yg dapat digunakan utk mengetahui kondisi gendang telinga.Semoga bermanfaat
Yht bu Lia
Mohon maaf baru sempat membalas email ibu
Apa yg ibu alami mungkin efek dari komplikasi penyakit telinga saat kecil, umumnya apapun jenis penyakit telinganya bila mengenai gendang telinga pasti akan menimbulkan gangguan pendengaran…masalahnya apakah kedua telinga sehat apa keduanya mengalami gangguan sehingga dalam hal ini kelainan pendengaran tidak ibu rasakan.
Kemungkinan yg dimaksud rusak parah saya tidak bisa menebaknya karena tidak melihat kondisi langsung telinga ibu, namun bisa hanya sobekan gendang telinga atau adanya jaringan granulasi/jaringan yg timbul di dalam telinga (biasanya memang mudah berdarah) akibat komplikasi infeksi telinga tengah dan tulang mastoid.
Utk memastikan kelainannya dokter tht biasanya akan mengkonfirmasi dengan serangkaian pemeriksaan seperti audiometri, timpanometri, foto mastoid, bila semua mengarah ke arah mastoiditis (kerusakan tulang mastoid kronik) memang akan disarankan operasi utk menghentikan proses infeksinya.
Penanganan masalah THT sudah baku di Indonesia, namun apakah terstandarisasi internasional saya rasa kita sedang menuju ke arah yg benar.
mudah2an membantu bu Lia
salam
salam dok,
telinga kanan saya kurang mendengar nanti saya masukkan kapas baru agak bagus pendengarannya dan biasanya mengeluarkan darah,kalo telinga kiri saya udh lama mengeluarkan cairan putih,apakah gendang telinga saya udh robek dan apakah masih dioperasi klo biaya operasinya kira2 berapa dok?
Pak Akri yg baik
salam kenal dari saya, mengenai keluhan mas akri yg menyebutkan telinga baru jelas mendengar bila disupel kapas…cukup aneh juga ya, karena umumnya bila teinga tersumbat/disumbat justru pendengaran akan tergaggu. Mengenai kelur darah dari telinga, kemungkinan ada infeksi yg kronik (cukup lama) diderita, umumnya disebabkan jaringan granulasi yg mudah berdarah bila disenggol. Untuk memastikan sebaiknya diperiksakan ke dokter THT terdekat sehingga mendapat gambaran yg utuh tentang kesehatan telinga pak akri termasuk solusi terbaik yg bisa diberikan. Semoga bermanfaat.
Salam….
Dokter, ada yang ingin saya tanyakan , dan semoga dokter bisa membantu saya.
Saya menderita infeksi telinga sejak kecil, dan masih berlanjut hingga usia saya menginjak 31. Entah apa penyebabnya saya sendiri kurang tau.
Masa kecil hingga dewasa, telinga saya sering bernanah, dan nanah yang keluar tidak sedikit, langkah yang saya lakukan cukup dibersihkan dengan kapas.
Ketika kecil, pernah di bawa ke dokter RSU, dan sama dokter, telinga saya diberi semacam “penghambat” agar nanah tidak keluar. Tentau pengobatan seperti ini tidak bisa menyembuhkan secara total penyakit yang saya derita.
Taun 2008 pernah saya periksakan ke dokter THT, menurut dokter, ada lobang di gendang telinga saya, dan menurut dokter tersebut, inilah yang menyebabkan telinga bernanah, dan bahkan menurunkan pendengaran (pendengaran telinga bagian kiri yang terkena infeksi memang gak maksimal dok, klo diprosentase mungkin sekitar 5 %).
Menurut dokter tersebut, harus dilakukan operasi dengan menutup lobang tersebut dengan mengambil bagian daging yang ada di tubuh saya.
Saya masih pikir panjang, dan masih membutuhkan masukkan lain dari dokter ahli THT, karena mungkin masih ada jalan lain selain operasi.
Akhir2 ini, klo telinga saya gatel, saya bersihkan dengan cotton bud, tapi anehnya, ada darah yang nempel di cotton bud setelah telinga saya korek2, ketika sudah merasa tidak gatel, dan bersih, besoknya ketika gatal saya korek kuping lagi, dan lagi2 yang ada darah yang menempel di cotton bud.
Pertanyaan saya:
1. Sangat bahayakah penyakit yang saya derita.
2. Perlukah saya melakukan operasi seperti yang disarankan oleh dokter THT tersebut.
3. Kenapa ada darah ketika korek kuping, padahal biasanya yang ada adalah nanah.
4. Saat ini saya tinggal di luar negeri, ada kebiasaan yang cukup aneh, ketika saya pulang dari kampus yang jaraknya memang jauh dari rumah, kepala saya pasti pusing, dan kejadian ini terjadi secara terus-menerus ( seingat saya udah berjalan 3 taun ), pusing ini bisa sembuh jika diistirahatkan dengan tidur. Saya mengira penyebab pusing ini karena cuaca panas, tapi ketika menginjak musim dingin, gak jauh beda, saya tetap merasakan pusing setelah melakukan kegiatan yang sama. Apakah pusing seperti ini ada hubungannya dengna infeksi di telinga saya?
Terima kasih atas perhatiannya….saya menunggu jawaban dari dokter
….
Salam kenal dok,
Saya seorang ibu muda yang memiliki putra berumur 17 bulan. Hari ini saya memeriksakan telinga anak saya ke dokter THT karena keluar cairannya. Memang anak saya sedang terkena flu (batuk dan pileg). Kata dokternya, gendang telinga anak saya robek karena infeksi dan 3 hari kemudian harus dibersihkan lagi(control). Disarankan saat mandi menutup telinganya dengan kapas. Yang ingin saya tanyakan apakah gendang telinga anak saya dapat sembuh dengan normal kembali? Bagaimana agar telinganya tidak sakit lag doki? Rasanya miris dok kalo sampai pendengarannya tidak bisa normal karna dia adalah harapan kami..
terima kasih
terimakasih sebelumnya pak dokter
saya mautanya
sekitar 5 tahun yg lalu, adik saya telinganya keluar cairan, dan kedua orang tua saya pergi ke dokter THT, tetapi disana adik saya telinganya di tusukkan sebuah alat sehingga mengelurkan darah, bagaimana dok, mohon di berikan pencerahan, sekarang usianya 5 tahun lebih, dan akibat itu ia tidak bisa bicara akitbat pendengarannya. mohon pencerahannya dok, bagaimana cara mengobatinya dok. terimakasih dok.
Salam Pak/bu Abu Salma
Wah cukup parah juga ya problem telinganya
Menurut saya melihat dari tulisan bapak/ibu, kemungkinan peradangan telinganya tidak hanya terbatas pada rongga telinga namun sudah memasuki tulang mastoid atau disebut Mastoiditis (peradangan pada tulang mastoid). Peradangan ini merupakan kelanjutan dari radang telinga tengah. Salah satu tanda mastoiditis adalah keluar cairan nanah yg sukar sembuh disertai terbentuknya jaringan granulasi yg mudah berdarah bila dikorek. Bila tidak segera ditangani akan menjadi serius dimana salah satu komplikasi dari mastoiditis bisa terjadi peradangan ke otak (abses serebri otogenik) dgn gejala biasanya pusing, perot, demam dan bisa berakibat fatal.
Sebaiknya bapak/ibu memeriksakan ke dokter THT segera. Umumnya dokter akan mengevaluasi dgn pemeriksaan lebih advance seperti :
1. CT scan mastoid
2. Tes fungsi pendengaran
3. Tes fungsi saraf wajah (saraf VII)
Penanganan operasi merupakan pilihan utama bila memang terjadi mastoiditis kronik. Operasi ini bertujuan untuk menghentikan proses peradangan agar tidak meluas ke arah yg berbahaya seperti peradangan ke otak yg dpt berakibat fatal.
Semoga membantu
salam
Salam kenal bu Ifana
Semoga jawaban email saya saat ini cukup menenangkan ibu yaa.
Gendang telinga yg robek karena peradangan telinga akibat batuk/pilek dapat sembuh sempurna tanpa meninggalkan bekas asalkan pengobatannya tuntas dan segala yg dinasehatkan dokter THT di jalankan antara lain menutup kuping selama pengobatan sampai nanti setelah sembuh. Adapun hal2 yg perlu ditambahkan antara lain :
1. Saat memberi susu/minum atau makanan hendaknya jangan dalam posisi tidur terlentang, karena akan mempermudah cairan/susu masuk ke telinga melalui saluran tuba…..sebaiknya didudukkan atau setengah duduk.
2. Setelah dinyatakan sembuh, apabila mulai batuk dan pilek lagi jangan dibiarkan terlalu lama tanpa pengobatan, segeralah kontrol ke dokter THT terdekat.
3. Jangan membawa anak ke tempat tinggi seperti gunung atau gedung bertingkat apalagi naik pesawat saat anak sedang batuk dan pilek, karena perbedaan tekanan yg tiba2 dapat mempermudah terjadi kekambuhan
semoga memantu
salam
Dik Triawan yg baik, salam kenal juga yaa
Prosedur yg dilakukan dokter THT dengan menusukkan pisau kecil itu disebut “parasintesis”. Prosedur ini normal dilakukan oleh dr THT utk mengeluarkan cairan yg ada di dalam telinga tengah. Dengan pengobatan yg teratur umumnya radang telinganya akan sembuh. Mengenai tak bisa bicara saya kurang jelas, apakah yg dimaksud tak bisa bicara sama sekali atau serak atau bicaranya baru menguasai beberapa kosa kata/kalimat. Apakah hanya mengalami gangguan kemampuan bicara atau disertai gangguan lain misalnya belum bisa berjalan dan sebagaina Banyak hal mesti dievaluasi dan yg menyebabkan hal ini….harus ditangani secara menyeluruh. Sebaiknya diperiksakan ke dr THT, dr Anak dan bagian Tumbuh kembang.
Mudah2an cukup membantu
dok, kata dokter gendang telinga saya pecah,
apakah bisa normal kembali sepertin biasa?
dan dalam waktu berapa lama ya dok jika bisa kembali normal?
Salam kenal Dok & slamat malam
Saya seorang pria dan usia saya masih 28 th,ada yang mau saya tanyakan sama dokter tentang telinga saya yang sebelah kanan sudah hampir 3 minggu pendengarannya berkurang dan seperti berdengung tp tidak sakit,mula2 nya saya kena flu & batuk trus kependengaran saya yg sebelah kanan jadi berkurang memang sih dok saya sudah 4 tahun berkerja di tempat berisik tapi tidak tiap hari saya ditempatkan di tempat berisik itu,wktu kemarin saya sudah periksa ke dokter THT tapi kata dokter kalo selaput gendang saya masih bagus tp dokter tidak menjelaskan lg kenapa masalahnya & saya juga di tes audiometri dan hasilnya pendengaran sebelah kanan saya katanya berkurang, dokter itu juga memvonis saya katanya telinga sebelah kanan saya sudah tidak bisa di sembuhkan lagi & saya cuman dikasih resep obat anti biotik & vitamin,,jadi yang saya mau tanyakan sama dokter
1. Apakah benar telinga saya yang sebelah kanan sudah tidak bisa di sembuhkan lagi?
2. Apa yang harus saya perbuat supaya pendengaran telinga sebelah kanan saya bisa normal kembali?
Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terimakasih dok
Salam kenal pak selamet
Sebaiknya diperiksakan terlebih dahulu, bila pecahnya gendang telinga karena trauma, masih ada kemungkinan menutup kembali dengan sempurna, namun kalau karena infeksi telinga tengah (congek/keluar cairan dari kuping) yg diderita sejak kecil, maka kemungkinan menutup sendiri tanpa bantuan operasi kecil kemungkinannya.
Terima kasih
Pak Wandy yg baik
saya turut prihatin dengan masalah yg bapak alami.
Mengenai pendengaran yg berkurang sejak 3 minggu banyak sekali penyebabnya. Memang betul bisa juga disebabkan oleh flu berat yg akhirnya menyebabkan berkurangnya pendengaran karena cairan ingus masuk ke dalam rongga telinga tengah melalui saluran tuba. Bisa juga disebabkan oleh paparan bising dalam jangka panjang dan baru terasa sekarang. Audiometri dapat menunjukkan gambaran kelainan tersebut. Sayang ya saya tidak bisa melihat hasil audiometrinya dan apakah ada juga hasil timpanometrinya pak?. Masalah gangguan pendengaran memang banyak penyebabnya, dan sifatnya memang bisa kembali normal atau menetap, dan ini harus dicari satu persatu. Ada baiknya juga pak wandy mencari second opinion ke dokter THT lainnya agar pak wandy tidak ragu lagi
Semoga menjawab pertanyaan bapak
Salam Dr Kris,
Dok, sy ada niat u/ operasi gendang telinga sebelah kiri karena sudah pecah sedari sy kecil yang kejadiannya saudara sy memasukan/sodok pentul korek api hingga berdarah. Dan bukan telinga kiri yang kanan juga demikian.
Sejak saat itu hingga remaja sy kedua telinga saya mengeluarkan cairan yg kiri bau yg kanan tidak. Dan pada saat waktu ke dokter THT sy divonis pecah gendang telinga. Dan diberi obat tetes. Maaf dok sejak itu sy jg tidak rutin pengobatanya krn terbentur biaya krn ortu sy menghidupi 8 orang anak sy anak terakhir.
Pada saat masuk sma kondisi kedua telinga saya ini tidak lagi mengeluarkan cairan sama sekali hingga sekarang ini tapi pendengaran telinga sebelah kiri berkurang dengan prosentasi 5% bs dengar sedangkan yg kanan jg demikian hanya saja kondisinya tidak tetap dalam arti sewaktu-waktu bisa mendengar jelas, jernih, seperti mendengar normal. Dan ditelinga kanan sy ini spt ada yg menggumpal mgkn karena itu telinga sy kadang bisa dengar jelas kadang menjadi kurang.
Saat ini saya 35th dan senin kmrn sy periksa ke THT lagi dan memang positif pecah gendang telinga dah harus dioperasi, yg menjadi pertanyaan saya adakah kemungkinan bedah gendang telinga bs berhasil menolong mengingat gendang telinga sy yg kiri sudah rusak ? Mungkin klo yg kiri berhasil selanjutnya sy operasi yg sebelah kanan . Bagaimana menurut dokter
Mohon maaf kalo tulisan saya ini terlalu byk
Terima kasih
Salam kenal dok !
Saya seorang ibu rumah tangga, saya punya anak yang berumur 4,5 tahun. Pada waktu dia berumur 1 tahun telingannya mengeluarkan cairan putih kekuning -kuningan dan saya bawa dia kedokter THT, dokter ybs memberikan obar tetes dan obat yang diminum, memang pada wktu itu telinganya langsung berhenti mengeluarkan cairan. Tapi saat ini kalau saya perhatikan setiap kali dia demam atau flu telinganya kembali mengeluarkan cairan. saya sudah bawa dia kedokter THT dan katanya gendang telinganya sudah robek sedikit, dokter tsb memberikan obat tetes yang sama seperti waktu dulu dan ternyata obat tetes tsb tidak lagi bisa menghentikan cairan yang keluar dari telinga anak saya. dan sekarang telingannya terus mengeluarkan cairan putih dan kadang kekuning -kuningan. yang ingin saya tanyakan adalah ;
1. apakah dengan kontrol rutin kedokter THT , dan minum obat saja telinga anak saya akan kembali normal.
2. kira -kira menurut dokter seberapa parahkah telinga anak saya ?
3.Apakah dengan keadaan telinganya sekarang bisa mengganggu pendengarannya pada saat dia besar nanti ?
Sebelum dam sesudahnya saya ucapkan terima kasih.
Pak Faiz yang baik
Terima kasih atas tanggapan tulisan saya pak faiz. Menurut saya banyak hal yang harus dipersiapkan sebelum dilakukan operasi penambalan gendang telinga antara lain. Pemeriksaan audiometri, timpanometri dan fungsi tuba bahkan mungkin diperlukan pemeriksaan foto mastoid baik foto rongent atau ct scan. Dari pemeriksaan ini nanti dapat disimpulkan apakah dgn pembedahan dapat memulihkan fungsi pendengaran. Keberhasilan operasi sangat bergantung dari banyak hal baik menyangkut operasinya sendiri maupun pasca operasinya. Tanyakan kepada dokter THT pak Faiz. Semoga membantu
Salam kenal juga bu Fifin
Wah turut prihatin juga ya dgn kondisi telinga si kecil. Kalau melihat riwayat cerita ibu, kelihatannya cukup parah juga ya, namun tak usah khawatir bu, dgn kontrol rutin ke dr THT ibu, mestinya bisa sembuh sempurna gendang telinga yg robek itu. Biasanya gendang telinga akan menutup sempurna setelah 1 bulan. Ada beberapa tips yg bisa mencegah agar tidak kambuh lagi selama dalam perawatan. Pertama jangan kemasukan air pada kuping yang sakit, jadi kalau mandi mohon ditutup telinga yg sakit agar tidak kemasukan air. Tidak boleh berpergian ke tempat yg tinggi (gunung/gedung bertingkat yg tinggi/naik pesawat) agar tekanan dalam telinga tetap seimbang. Tentunya bila sudah sembuh sempuerna dengan sendirinya tidak akan menggangu fungsi pendengaranya bukan.
Mudah2an cukup membantu bu
salam
Selamat siang Dr. Kris yang baik…
saya mau tanya, Gendang Telinga Ibu saya 53 Thn berlubang dari kecil, sudah 3 minggu ini keluar cairan bening dan bernanah, saya sudah berobat 2 kali ke Dokter THT dan diberi obat Celestamine dan antibiotik Cyproxin 500mg, dan dokter menyarankan menghentikan penggunaan obat tetes, tapi belum ada hasilnya dok, masih mengeluarkan nanah & Cairan, yang ingin saya tanyakan :
1. apakah proses penyembuhannya memang lama?
2. disebabkan oleh apa sih dok infeksi ini, virus kah? apakah memang perlu pemakaian obat antibiotik?
3. Bagaimana cara yang baik membersihkan cairan tersebut setiap harinya?
terima kasih atas jawabanya dok…
Salam Dok,
Istri saya mengalami gangguan telinga sejak remaja dok,sudah beberapakali konsultasi ke dokter THT ,awalnya dia mengalami gangguan sinusitis menurut dokter ini yang menyebabkan sobeknya gendang telinga ,pertama hanya sebesar lubang jarum tapi hari ini diperiksa kondisinya sobeknya sudah besar dan kata dokter tidak bisa ditambal lagi karena tidak ada tempat lagi untuk mencantolkan tambalannya ,jadi saya ingin tanya dok dimana kira kira dapat dilakukan operasi dengan kondisi yang seperti ini dan berapa biayanya terima kasih banyak dok.
Bu Linda yg baik
Terima kasih atas tanggapan tulisan saya. Pertama2 turut prihatin atas masalah orang tua ibu linda. Masalah keluar cairan dari telinga memang bisa diderita siapa saja baik anak2, tua maupun muda. Penyebabnya juga banyak, salah satunya karena gendang telinga bolong seperti yg diderita ibunda. Dari kuman penyebabnya pun banyak. Faktor2 yg mempengaruhi parah tidaknya dan proses penyembuhannya pun banyak seperti riwayat penyakit gula, adanya jamur yg timbul ditelinga dsb bu. Jadi musti dilihat satu2. Terkadang pengobatannya memang memakan waktu dan butuh kesabaran. Cara yg baik membersihkannya memang harus disedot cairan kuping sebersih mungkin agar penetrasi obat tetes telinga baik. Mudah2an membantu bu.
Salam sejahtera Dr.Kris
Dok… Ibu saya dulu semasa kecilnya pernah terjadi keluar cairan pd telinganya dan sekitar 2 minggu ini beliau merasa nyeri pd telinga di sertai sakit kepala…setelah saya periksakan ke Dr THT gendang telinga kanan sudah hilang dan yg kiri jg sudah robek….kemarin saya,pergi kerumah sakit.udah cek audio dan rongsen…kira2 klo operasi resikonya besar ndak? terimakasih
Dr.Kris yg baik,,
Telinga saya memang sdah robek,,tpi kndisinya kering hanya beberapa hari ini agak sedikit gatal,,ketika saya ke dokter THT diberi H2O2 3% dan cefixime.tapi begitu h202 diteteskan sebanyak 6 tetes rasanya sakit luar biasa dan tak tertahankan dan langsung dari telinga saya yang tadinya kering langsung keluar cairan dan sakitnya terus berlanjut dan ada rasa tidak enak di telinga seperti penuh.Apa yang salah disini dok? apa dr.thtnya salah kasih terapi?Bagaimana tindakan saya selanjutnya.mohon penjelasan.makasih banyak sebelumnya.GBU
Salam pak Amin
Terima kasih atas tanggapan tulisan saya. Pertama2 turut prihatin terhadap masalah telinga ibu pak Amin. Sepanjang dipersiapkan dengan baik dan matang, baik persiapan sebelum operasi, saat operasi dan pasca operasi, semua resiko pembedahan bisa diminimalisir. Mohon minta informasi sejelas2nya tentang prosedur operasi dan tujuan operasi ini kepada dokter operator, harapan/hasil akhir setelah dioperasi. Terkadang masalah telinga memang harus dilakukan dengan tindakan operasi bila dengan pengobatan konvensional (obat2an) tidak menunjukan hasil yg baik.
Semoga membantu pak Amin, salam buat ibu
Pak Akmal yg baik, terima kasih atas tanggapan tulisan saya
saya turut prihatin dengan masalah yg diderita istri bapak, bila tak keberatan dan tidak terlalu jauh, saya ada di daerah bekasi. Informasi praktek saya ada di blog ini di halaman “tentang saya”. Semoga cepat sembuh utk istri tercinta pak.
Salam
Bu Yunia yg baik, salam sejahtera utk ibu
Turut prihatin juga ya bu atas masalah kuping bu Yunia,
sebenarnya tidak ada yg salah dgn pemberian H2O2 (peroksida) utk membantu terapi telinga, tujuan pemerian cairan peroksida adalah utk membersihkan debris/tumpukan kotoran atau cairan yg ada di dalam telinga, sekaligus membunuh kuman yg ada dalam rongga telinga. Terjadinya sakit pada pemberian peroksida bisa saja terjadi mungkin disebabkan liang telinga sedang meradang (kemerahan) sehingga lebih sensitif terhadap cairan apapun yg masuk kedalam telinga. Bila demikian ada baiknya cairan peroksida dihentikan dan dikonsulkan ke dr THT ibu Yunia utk mendapat solusinya. Mudah2an cukup membantu dan saya berharap cepat sembuh. GBU and fam.
Salam Kenal Dr.Kris
Dr.Kris yang baik,saya ingin sedikit bertanya mengenai masalah gendang telinga yang kebetulan dialami teman saya
Jadi Gendang telinganya kata Dokter Tht terkena infeksi dan disuruh untuk Periksa di Lab,dan sesudah periksa dan di cek lagi ternyata ada infeksi/jamur dan juga dikatakan bahwa gendang telinganya robek/bolong
sementara saat ini dia sudah pergi untuk konsultasi ke 2 dokter tht trdekat , dokter 1 memberi obat tetes kuping yang apabila di teteskan di kuping akan seperti ada suara bergetar di kuping dan bisa langsung dikeluarkan setelah diteteskan,lalu dokter 2 juga memberi obat tetes kuping , kemudian dipakilah obat itu dan menimbulkan rasa pusing,hidung merah dan leher panas ( apakah obat kuping memang seperti ini dok apabila diteteskan / adakah tanda lain reaksi obat ini setelah diteteskan dok? )
pertanyaan saya Dok
1.bagaimana cara menyembuhkan infeksi pada kuping tersebut dan apakah lubang/gendang telinga yang bolong bisa tertutup kembali dengan pertolongan obat dok,jadi tanpa harus di operasi ( karena operasi memerlukan biaya yang mahal sekali dok )
2.dokter 2 menyarankan untuk penanganan operasi,sedangkan dokter 1 bilang hanya perlu dikasih obat biar infeksi dan jamur nya hilang dan gendang telinga akan menutp kembali ( kalo saran Dr.Kris bagaimana dok )
Note : ini baru terjadi sekitar 1 bulan Dok,dan untuk usia teman saya berkisar 22-23 tahun
saya tunggu kabar baik dan balasan dari dokter ya,thx dok
thanks
robz
Dear Dr. Kris,
Salam kenal dokter. Saya memiliki alergi seperti pilek2 dan hidung tersumbat bila debu/udara terlalu dingin yg saya derita sejak kecil.Dok,kira september 2009 saya merasa kuping saya tersumbat dan ngilu, akhirnya saya memeriksakan diri ke dokter THT. Di situ saya hanya di bersihkan/disedot saja, wlpun sy bilang, sepertinya ada luka. Sebelumnya, sy membersihkan dgn cotton bud sj (tdk dalam2). Lalu 2 hari kemudian,hal itu terulang, saya memutuskan mengganti dokter. Dokter ke 2 memberi Otopain dan antibiotik+obt alergi. seketika itu sembuh.Kemudian 1-2bln nya kambuh lg. dan sy kembali ke dokter ke 2 tsb, dan di beri obat yg sama. hal ini berulang lg sampai 3kali dgn jarak kambuh 1bln. Katanya gendang telinga nya berlubang dan kalau mau sembuh ya operasi, dan itu disebabkan karena alergi pilek saya. Jujur jwb an yg di berikan msh kurang dimengerti krn beliau seperti buru2 kalau setiap saya bertanya dan memeriksa. Akhir februari, saya mengalami hal itu lg. dan memutuskan berganti dokter ke-3. Saya tidak lg di beri otopain, tp antibiotik dan obat alergi. Dokter kali ini begitu baik dlm memeriksa dan saya lebih jelas. Beliau jg mengatakan gendang telinga saya ada lubang kecil, dan mudah2an dgn antibiotik bisa menutup+ H2O2+ obat alergi. tp 3hari kemudian kembali lg tersumbat, berdengung,pusing+nyeri, bernanah dan berair bila tidur miring, akhirnya sy dibantu antibiotik suntik, dan 4hari kemudian berulang lagi, dan akhirnya sy diminta tes lab kuping kanan (diambil cairan nya dan dimasukan ke dlm tabung gel).
Hasil tes saya bawa ke dokter ke-4 (berganti dokter lg). Di sini sy di lihat hasilnya ternyata sy sudah resistance thdp banyak jenis antibiotik yg diminum/tablet, hanya bisa yg suntik. Dr tsb mengatakan ada jamur di kuping saya (terlihat dr congek yg dikeluarkan besar, bernanah dan sebagian menghitam), dan gendang telinga saya berlubang besar, sehingga infeksi nya tidak kunjung sembuh.
Dr ke 4 ini mengatakan saya harus operasi dan sy diberi surat rujukan dan tetap menyarankan menggunakan H2O2. Tapi setelah dipakai kali ini, tdk ada busa or suara dr reaksi H2O2 spt biasa, malah, kuping, hidung, dan tenggorokan saya menjadi panas dan seperti terbakar, serta pusing.
Akan tetapi biaya yg mahal, dan rasa takut pd operasi tsb, mengurungkan niat saya untuk menikuti anjuran operasi. Selain itu, dl ibu sy pernah jg pernah sakit yg sm tp tak berjamur dan dinyatakan operasi serupa, tp beliau tdk menggubris/di diamkan saya, hnya minum obat China, jadi sembuh sampai sakarang ini.
aada beberapa hal yg saya ingin tanyakan :
1. Apakah kuping saya bisa normal kembali tanpa operasi? Adakah alternatif lain?
2. Apakah bila operasi, akan berhasil tanpa efek samping? jaringan/apa yg akan menggantikan gendang telinga yg rusak ini?
3. H2O2 apakah bahaya bila saya lanjutkan..?
4. Bagaimana cara agar jamur dan infeksi nya sembuh, dan supaya tidak berair lagi?
Terima kasih banyak sebelumnya atas jawaban/penjelasan serta waktu yg dokter sempatkan untuk membaca keluhan saya ini..
GBU..
salam Dok
anak saya wkt masih 5 bulan,pernah ketusuk wkt saya bersihkan telinganya,dan belum pernah saya periksakan.kemarin wkt saya lihat seperti ada yang sobek di telinga dia,apa itu gendang telinganya yang sobek,,bagaimana penanganannya,andaikan sobek apa masih bisa sembuh dan saya harus bagaimana dok?.terima kasih
Pak Robz yg baik, salam kenal juga dan terima kasih atas tanggapan tulisan saya
Menjawab pertanyaan bapak, apakah gendang telinga g bolong bisa menutup kembali, apabila bolongnya baru saja, kemungkinan masih ada harapan menutup spontan setelah diobati dan sembuh (tidak keluar cairan/atau jamur lagi di dalam liang teling)….namun bila bolongnya sudah ada sejak kecil, kemungkina menutup lebih kecil walaupun setelah diobati sembuh (tidak keluar cairan)
Mudah2an membantu yaa, cepat sembuh buat temannya pak Robz
Bu Yoan yg baik, salam kenal juga yaa
waduh cukup panjang dan parah juga ya kalau mendengar cerita penyakitnya, saya beratri dokter ke lima dong ya.
Kalau tidak terlalu jauh dgn tempat praktek saya, izinkan saya memeriksa kondisi telinga bu yoan, mudah2an sekarang jauh lebih baik.
Penyakit jamur di kuping (otomikosis) memang gampang2 susah diobatinya, Kuncinya ada pada pembersihan telinga (toilet telinga) baik saat di ruang praktek maupun dirumah. H2O2 adalah salah satu cairan yg ditujukan untuk cleansing/pembersihan liang telinga dari debris/kotoran yg ada diliang telinga.
Terus terang H2O2 hanya saya gunakan bila pasien datang di ruang praktekdan tak pernah memberi pasien H2O2 utk dipakai sendiri di rumah, karena setelah dipakai cairan itu harus dikeluarkan dari telinga sebersih mungkin.
Pada prinsipnya bila jamurnya sembuh maka umumnya sobekan gendang telinganya juga ikut menutup (bila sobekannya memang bersamaan dgn penyakit jamurnya), namun bila sobeknya gendang telinga telah lama terjadi sebelum sakit jamur…..kemungkinan susuh menutup spontan tanpa operasi.
Cara agar jamur dan infeksi sembuh juga dibantu dengan hidari memasukkan air ke dalam liang telinga (kecuali obat tetes teling), terkadang ada konstribusi alergi yg memperparah timbulnya jamur di telinga, jadi hindarilah sumber alergi seperti debu, tungau/kutu busuk, kecoa, bulu binatang peliharaan seperti kucing, anjing dan lainnya.
semoga membantu
Salam kenal Dok…….
Saya baru saja mengalami benturan di kepala dan telinga sebelah kiri Dok..
Sesaat setelah terjadinya benturan itu, telinga saya berdenging (suara datar) dan sesaat tidak bisa mendengar..
Tetapi setelah beberapa saat (kurang lebih 2 jam), saya dapat mendengar, tetapi pendengaran saya tidak jelas Dok
Dan telinga serasa penuh, seperti kemasukan air, dan jika saya berbicara suara saya serasa terdengar keras didalam tetapi saya tidak bisa dengan jelas mendengar suara (dlm arti bisa mendengar tetapi tidak sejernih dengan telinga kanan saya)….Pada telinga saya, saya tidak merasakan perih dan tidak mengeluarkan cairan apapun..tetapi telinga saya serasa penuh ..:((…
Mohon Analisanya Dok….
Dan pengobatan apa yang harus saya tempuh, supaya saya dapat mendengar dengan normal?
Terimakasih sebelumnya Dok….
Dear Dr. Kris yang baik.
Saya mau tanya, saya punya keluhan alergi dingin, debu sehingga sering bersin2.
Saya juga mengalami penurunan pendengaran utamanya pada telinga kanan, ini sudah terjadi kurang lebih 3 tahun, telinga selalu berdengung, dan terasa penuh dan menekan.
Saya sudah periksakan ke Sp. THT, dari hasil pemeriksaan dokternya mengatakan bahwa gendang telinga saya yang kiri maupun yang kanan sudah sobek.
Kemudian saya ditawarkan untuk melakukan tes audiotone, dan hasilnya dokter mengatakan kalau sarafnya sudah mengalami penurunan.
ada beberapa pertanyan yang saya ingin tanyakan:
1. adakah ada cara untuk mengembalikan gendang telinga yang telah sobek selain dengan cara operasi.?
2. seandainya jalan operasi ditempuh, apakah pendengaran saya bisa kembali normal?
3. jika memang tidak bisa normal kembali, apakah dengan menggunakan alat bantu pendengaran bisa menjadikan pendengaran normal ato gimana? kira-kira harga alat bantu dengar berkisar berapa rupiah?
saya mohon penjelasannya dok, trima kasih sebelumnya.
Hormat saya.
Dr.Kris yg baik,
Dok telinga saya memang sudah bolong tapi keadaannya sudah kering.belum lama ini agak sdkt gatal. oleh dokter tht diberi antibiotik dan h2o2 3% tapi setelah h2O2 diteteskan rasanya sakit sekali dan terbakar bahkan kondisinya jadi buruk sekali bahkan jadi keluar cairan dari telinga.setelah itu saya periksa lagi ke dokter memang terjadi hal yg lbh buruk merah dan bengkak juga sakit.oleh dokter sy diberi antibiotik cefixime selama hari.tapi blum sembuh juga.lalu dikasih clindamicin dan h2O2 3% dan tarivid sementara dokter tht lain mengatakan jangan pakai h2o2 dan tarivid.saya jadi bingung.akhirnya saya pakai h2O2 nya dan tarividnya tapi kondisinya tdk membaik.yang mana sebenarnya yang benar dok?mohon dengan sangat petunjuknya dok..saya sangat tersiksa dan ingin sembuh.balas ya dok.tks GBU
bu yunia, email ibu sudah saya bahas pada tanggal 12/3 kemarin…mohon dilihat ya bu
Bu Eni yg baik
Terima kasih atas tanggapan tulisan saya. Pertama2 turut prihatin atas musibah yg menimpa gendang telinga anak ibu.
Sobekan gendang telinga karena trama bila tidak terlalu besar, biasanya akan bisa menutup spontan dan normal kembali, selama proses penyembuhannya berjalan dengan baik (tidak ada infeksi pada telinga yg sobek gendang telinganya. Utk memastikan apakah gendang telinga anak ibu benar2 sobek, sebaiknya berkunjung ke dr THT utk memastikannya.
Semoga memantu dan salam buat si buah hati, mudah2an secat sembuh yaa
Salam dr Kris.
Salam kenal dok…. Dok, saya punya mslh sama telinga saya sejak SD dulu telinga saya sering keluar nanah2nya. Trus saya periksakan ndak beberapa lama akhirnya telinga saya sembuh kembali. SMP kmbuh lg saya periksakan kmbli ampe akhirnya terakhir SMA aq periksakan ke THT kata dokternya gendang telinga saya udah robek dok kemudian saya dikasih obat kapsul, kata dokternya jg saya ga bleh dikasih obat tetes nanti mlh bikin telinga saya tmbh parah padahal sebelumnya saya pakai obat tetes dok. 3 hari yg lalu waktu saya bersihkan telinga kiri saya, tiba2 setelah saya bersihkan telinga sebelah kiri saya jadi ga denger dok..
Pertanyaan saya
1. Bisa sembuh ga dok, gendang telinga saya yg robek….?
2. Bisa normal kembali ga dok, pendengaran saya kyk sebelumnya…?
3. Butuh berapa lama buat penyembuhan agar pendengaran saya menjadi normal dok….?
Malam dok, maaf saya tidak tahu klu dokter sudah menjawab email saya beberapa waktu yang lalu.terimakasih ya dok, sudah meluangkan waktunya. Tapi saya mau bertanya nih dok..ini telinga kanan saya rasanya kurang dalam mendengar pas di periksa ternyata gendang telinga saya baik utuh hanya kata dokter tht yg memeriksa warnanya keruh .saya diberi pengantar untuk periksa audiometri dan timpanometri fungsinya apa ya dok?biasanya apa penyebab gendang telinga terlihat keruh?apa berbahaya jika saya tidak obati?memang pendengaran agak terganggu tapi untuk di obati saya khawatir malah keadaannya tidak menjadi lebih baik.mohon penjelasannya ya dok.tks GBU
salam dok…
gendang telinga sy erlubang,,,,,apa k bs menutup sendiri???
trus gendang telinga yg lubang apa masih bisa untuk diving??
kalo memeng bisa apa mesti di tutup?????
makasih…..
maaf dok. tadi saya salah ketik.saya minta tolong dok. saya minta nomor telpon dokter. saya pengen konsultasi lebih lanjut. saya mohon.
Dr kris yang baik,
telinga saya berlubang sejak kecil karena infeksi,beberapa bulan ini sudah tidak pernah mengeluarkan cairan lagi alias kering.saya juga merawatnya agar tidak kemasukan air dan tidak mengorek2nya lagi dok.tetapi kenapa akhir2 ini telinga saya kadang nyeri sampai kekepala belakang telinga dok,pipi bagian atas dekat telinga juga nyeri.memang saya sering flu minimal sebulan sekali dok.beberapa bulan lalu saya juga sempat pusing2 alias vertigo terus menerus sampai sekitar tiga bulan dan hilang sendiri sekarang dok.yang ingin saya tanyakan:
1. apakah dengan melihat kondisi telinga saya dan flu yang sering saya alami bisa kemungkinan terkena abses otak dok melihat penyakit ini sy derita dr kecil saya takut sekali dok?
2. apakah tetap berbahaya apabila tetap membiarkan telinga berlubang walaupun sudah sembuh dr infeksi dan menjaganya agar tidak kemasukan air dan apakah lubangnya bisa bertambah besar jika dibiarkan.karena saya tinggal dibalikpapan.dokter tht saya bilang tidak bisa dioperasi disini kecuali dikota2 besar?
3.mata saya juga kabur apa ini ada hubungannya dengan penyakit saya?
menurut dokter apa yang sebaiknya saya lakukan,terima kasih saya tunggu jawabannya.
Bu Vany yg baik, salam kenal dan terima kasih atas tanggapan tulisan saya
Turut prihatin juga ya dgn apa yg dialami ibu, sebaiknya segera periksakan ke dokter THT terdekat utk memastikan telinga dan pendengaran ibu apakah ada gangguan yg hanya sementara (peradangan saja) atau terjadi sobekan dan atau penumpukan darah di gendang telinga
semoga membantu ya bu
Pak Aad yg baik, terima kasih atas tanggapan tulisan saya
Kalau melihat keluhan bapak dan hasil dari audiometri yg katanya tulinya termasuk tuli syaraf maka, walaupun dioperasi gangguan pendengarannya tidak akan pulih. Gendang telinga merupakan komponen penghantar bunyi (sistem hantaran) dan tulinya disebut tuli hantaran sehingga walaupun dikoreksi namun bila problemnya di jalur syarafnya, maka tetap problem gangguan pendengarannya tak teratasi.
Alat bantu dengar (ABD) merupakan salah satu pilihan untuk membantu memperbaiki gangguan pendengaran tipe syaraf (tuli saraf). Range harga ABD mulai dari ratusan ribu sampai puluhan juta pak aad.
Semoga bermanfaat
Salam kenal Pak Fikri, terima kasih atas tanggapan tulisan saya
Kalau melihat cerita pak fikri, kemungkinan sobekan gendang telinganya sudah terjadi lama ya…….harapan untuk menutup spontan tanpa bantuan operasi penutupan gendang telinga memang kecil. Bila sehabis dibersihkan malah tambah kurang dengar, kemungkinan ada kotoran yang makin menyumbat gendang telinga, perlu di cek ke dr THT terdekat.
semoga membantu
Salam kenal mas Ipank
Bila gendang telinga berlubang karena trauma yg baru saja terjadi, kemungkinan menutup dengan spontan masih bisa terjadi, namun bila lubang gendang telinganya karena infeksi dan sudah lama, sulit utk menutup dgn spontan. Untuk kondisi gendang telinga berlubang memang tidak dianjurkan untuk diving.
Semoga bermanfaat dan terima kasih atas tanggapan tulisan saya mas Ipank
Salam Dok…
Dokter, saya Abu Salma yang pernah mengajukan pertanyaan pada tanggal 31 Januari 2010, link : http://thtkl.wordpress.com/2008/10/11/penanganan-gendang-telinga-robek-dengan-miringoplasti-cangkok-lemak/#comment-221
Saya cukup puas dengan tanggapan dokter, dan saya ucapkan banyak terima kasih atas saran-sarannya.
Saya sempat mengunjungi dokter THT deket rumah, dan setelah dijalani pemeriksaan, dokter menganjurkan agar periksa di Rumah sakit lain atas rekomendasi dia, sampe sekarang saya belum mengunjungi rumah sakit yang direkomendasikan dokter tersebut.
Saya sendiri masih menginginkan nantinya akan dioperasi di Indonesia, karena sekarang saya akan menghadapi ujian, setelah selesai, rencana pulang ke indo dan menjalani operasi ditanah air.
Nah, yang menjadi kekwatiran saya saat ini adalah, telinga saya mengeluarkan darah. Selama bertahun-tahun menjalani hidup dengan telinga sakit, yang keluar adalah nanah, itupun terjadi kadang sebulan sekali, dan pasti terjadi tiap tahunnya.
Tapi sekarang yang keluar bukan nanah, tapi darah, dan keluarnya darah dari telinga ini tidak seperti keluarnya nanah yang hanya terjadi sebulan sekali. Darah yang keluar dari telinga saya terjadi tiap hari, dan itu rutin terjadi sekarang-sekarang ini, seingat saya ini sudah berlanjut selama 2bulan semenjak saya mengajukan pertanyaan pada dokter pada bulan Januari.
Saya dikasih resep obat tetes telinga, saya gunakan, tapi tidak menyembuhkan. Yang saya rasakan, ketika saya meneteskan obat telinga, tetesan tersebut hanya “numpang lewat”, dan gak bertahan di tempat telinga yang sakit, saya katakan demikian, karena saya merasa obat tetes tersebut berjalan hinga saya rasakan di rongga tenggorokan, ini mungkin karena gendang telinga saya yang sudah berlobang.
Bagaimana menurut dokter dengan darah yang keluar terus menerus dari telinga saya, hingga saya menulis pertanyaan ini, hal itu masih terjadi.
Terimakasih sebelumnya, maaf jika terlalu merepotkan.
Salam kenal pak ari, datang saja ke rumah sakit dimana saya praktek pak….lebih enak kalau bisa bertatap muka dan ngobrol langsung bukan ketimbang melalui telfon. Terima kasih
Hay Pak Dokter
Akhirnya saya bisa menemukan Dokter,,,^^d
Saya dulu pasien dokter di RS hosana cikarang, tapi sekarang saya sdh pindah ke jakarta
Dok,,dulu saya berobat ke dokter dengan keluhan ada suara2 di telinga kiri saya, tapi saya tidak merasakan sakit,dan setelah diperiksa dengan kamera juga tidak ada kotoran, dokter waktu itu minta say untuk kompres telinga saya dan dikasih obat, obatnya apa ya dok, saya gak catet,,hehehe (fyi, saya berobat ke tmp dokter sekitar 10 bln yang lalu)
dan sekarang dok, telinga kiri say ini sakit sudah hampir 5 bulan, awalnya berasa sakiiit bgt dok, sy ke dok THT, diagnosanya infeksi, dikasih obat dan sembuh, sebulan kemudian sakit lagi, sy ke dok THt yang lain, diagnosanya telinga sy bolong dan berjamur, sy berobat terus sampai sekitar 2 bln (sampai dinyatakan sembuh)
Seminggu kemudian telinga saya sakit lagi (tlinga berasa penuh) dan seperti ada suara2 yang dulu saya rasakan pas saya ketempat dokter dok, sy kedokter THT yang beda lagi, diagnosanya, jamurnya tumbuh lagi, berobat terus, sakitnya hilang tapi suara2nya gak hilang dok, kemudian sya dirujuk ke RS THT bedah Proklamasi, disini saya disaran kan operasi untuk menutup bolongnya, dan kata dok jamurnya sudah tidak ada
Saya masih berharap dok, bolongnya ini bisa ketutup tampa operasi, dan suara2 ini bisa hilang, bisa gak dok, kalau tanpa operasi??
obat yang buat ngilangin suara2 ini apa dok???(obat yang dulu dokter kasih sama saya, mdh2 dokter msh ingat,,hehehe)
Best Regards
pak dokter saya ber umur 16 tahun sejak kecil telinga saya sering keluar cairan, setelah saya berobat di rumah sakit sekitar 1 tahun telinga saya sudah tidak keluar cairan lagi tapi saat saya berenang dan telinga saya kemasukan air telinga saya kambuh lagi sering keluar cairannya, lalu saya periksa ke dokter THT trus kata dokter gendang telinga saya robek, dan masalahnya dok saya mau daftar di TNI AL kalau telinga saya kemasukan air sedikit lalu keluar cairan yang mengganggu saya pasti tidak di terima
pertanyaan saya adalah
1. bagaiman caranya menumbuhkan gendang telinga yang robek tanpa operasi
2 berapa lama kira-kira gendang telinga dapat menutup sendiri
3 apa ada obat untuk membantu menutup gendang telinga saya yang robek
trimakish ya dok…. maaf merepotkan wassalamm
Hallo Dok, saya Dinar mahasiswi Indonesia.. dulu saya sering skali membersihkan kuping dengan cotton bud, tapi kotorannya sepertinya sering msk k dlm, dan akhirnya sempet mampet dan gak bs dengar.. tp ini terjadi hanya di telinga kiri.. yg kanan normal.. tapi itu cm berlangsung bbrp hari saja, setelah itu normal lagi..
tp terakhir saya membersihkan telinga kiri saya lagi dengan cotton bud, tapi mulai seperti itu lagi, tp skrg lebih parah, mendengung gak berenti.. dan klo saya tutup telinga saya yg kanan, telinga kiri saya tidak berfungsi mendengar dengan baik karna dengungan itu..
dan sudah berminggu2 blm sembuh2.. apakah ini karna gendang telinga saya pecah? atau nanti sembuh dengan sendirinya?
problemnya, saya tidak di indonesia, saya kuliah di luar negeri.. saya bingung menjelaskannya kalau mau ke dokter THT
Selamat siang dokter,
Telinga saya berair dalam beberapa bulan belakangan,kemudian saya periksa ke dokter THT,katanya ada penggumpalan nanah didalamnya dan gendang telinga saya mengalami robek tipis. Setelah dibersihkan dokter memberikan 3 macam obat yang harus diiminum selama 5 hari. Setelah 5 hari saya kontrol kembali, dokter kembali memberikan 3 macam obat + resep obat tetes telinga Tarivid. Dari hasil periksa dokter mengatakan telinga saya jauh lebih baik karena tidak seperti sebelumnya banyak cairan mengendap di telinga dan saya juga merasakan lebih baik karena sebelumnya setiap bangun pagi di telinga saya suka keluar cairan dan ada banyak cairan yang mengering.Obat minumnya sudah habis,tetapi saya tetap meneruskan pemakaian obat tetes sesuai petunjuk dokter dan harus kontrol lagi setelah 1 bulan atau setelah obat tetes habis. Yang ingin saya tayakan Dok :
- pada saat meneteskan obat telinga, saya merasa obatnya tidak masuk kedalam,terasa penuh diluar telinga,padahal saya sudah memiringkan kepala saya lebih dari 30 menit,juga telinga terasa gatal,dan kalau saya tegakkan kepala, sepertinya cairan obatnya keluar lagi,sebenarnya bagaimana cara kerja obat tetes tersebut,apakah sebenarnya obat itu tidak masuk seluruhnya,hanya sebagian yang masuk atau obat tersebut tidak masuk sama sekali ke telinga saya?
- Sebaiknya dok,untuk menutup telinga kita pada saat mandi,menggunakan kapas basah atau kapas kering? dokter saya menganjurkan untuk menggunakan kapas basah yang diperas sekering mungkin karena jika kapas kering akan terkena basah, bagaimana menurut dokter?
- Jika gendang telinga anak kecil yang robek masih bisa menutup kembali,apakah ada kemungkinan menutup kembali pada gendang telinga saya yang robek tipis mengingat usia saya sekarang sudah lebih dari 25 tahun dari pengalaman dokter menangani kasus seperti ini? Sebelumnya saya ucapkan terima kasih.
Salam Kenal Dr Kris,
Saya Taryono, minggu kemarin gendang telinga saya robek. Terus saya ke dokter THT. Kata dokter, nanti akan menutup sendiri. Apa betul dok? Saya hanya dikasih obat tablet Kenacort dan Nalgestan. Ini hari ke empat setelah saya berobat ke dokter THT. Namun telinga masih terasa seperti blong. Yang jelas pendengaran kurang normal.
Mohon nasehatnya.
Salam
salam kenal dok. Saya mau kosultasi pada dokter, begini anak saya umur 1,5 th sakit pilek sdh 3 hari. pada suatu malam, dia menagis, kami pikir anak mengais karena terbnagun dari mimpi, jd saya dan istri tidur begitu memperhatikan. Pas paginya kami terkejut karena dari telinga ada semacam lencir tp tidak bau. kemudian saya bawa ke RSU, dan di tangani oleh dokter (di RSU kota saya belum ada dokter spe. THT), kata dokter di RSU itu cairan ingus yg keluar dari telinga akibat selaput gendang telinga anak robek, Lalu oleh beliau dibersihkan dan diminta agar dijaga telinga anak jangan sampai basah/kemasukan air. Yang saya tanyakan, bagaimana penanganan selanjutnya? Kemudian apakah gendang telinga anak yang sudah robek tersebut dapat kembali normal. Rencana saya dalam 2 hari, anak mau saya bawa ke dokter THT di ibukota propinsi
Dear Dr. Kris,
1 bulan yang lalu .. saya bermain banana boat, di jatuhkan ke air nya setelah bangunnya telinga saya terasa seperti kemasukan air.. saya sudah coba untuk mengeluarkannya tapi tidak bisa juga.. sampai rasanya sakit sekali dan kepala juga terasa sakit. kadang dari telinga keluar cairan gitu.
setelah pulangnya saya langsung ke dokter, dan menurut dokter gendang telinga saya robek.. saya di kasi obat untuk di minum dan untuk ditetes (nama obat tetes OTOLIN).
setiap tetes rasanya sakit sekali dan sampai tenggorokan terasa pahit. pendegaran saya juga menjadi kurang jelas.
pemakaian obat tetes itu 1 minggu. menurut dokternya bisa menutup sendiri -/+ 2 bulan.
yang menjadi pertanyaan saya :
- bahaya tidak penggunaan obat tetes itu ?
- bagaimana saya bisa tau kalau gendang telinga saya sudah tertutup?
- apakah saya boleh memakai headset dalam kondisi seperti ini?
terima kasih atas bantuannya.
Salam Hangat Dokter…
Begini beberapa hari yang lalu saya dan keluarga pergi ke Bromo, saat itu kondisi saya sedang flu (batuk pilek). Selama di sana tidak ada masalah, walaupun udara dingin. Namun permasalahan muncul ketika kami naik mobil perjalanan pulang, saat itu kendaraan meninggalkan hotel dan melaju turun. Sepanjang perjalanan telinga kami terasa berdengung (seperti kemasukan air) karena perbedaan tekanan udara, dan kadang terasa agak sakit (sedikit nyeri di dalam ringga telinga). Setibanya di rumah kondisi berdengung tersebut hilang dalam waktu sehari. Tapi satu hari kemudian (saat ini) tiba-tiba telinga saya kembali berdengung tanpa sebab tetapi hanya sebelah kanan dan rasanya seperti kemasukan air penuh sekali mungkin lebih parah dibandingkan sebelumnya (kondisi masih dalam keadaan flu). Kira-kira apa penyebabnya ya Dok, apakah karena flu atau ada penyebab lainnya… Mohon petunjuk dokter dan solusi preventif, mengingat saat saya tulis ini kondisi berdengung tersebut baru saja terjadi sehingga belum ke dokter THT. Terima kasih Dok…
salam dok..
saya ibu rumah tangga berusia 28 tahun dan saat ini saya mengalami keluhan pada kedua telinga saya, karena seringnya berdengung sehingga ketika bersuara itu tidak jelas atau kyak ngambang gituh dan pendengaran juga agak terganggu dan ini berlangsung sudah cukup lama sejak saya SD, tapi keluar nanah atau cairan itu sangat jarang, nti kalau habis dikorek2 baru mengeluarkan cairan lagi… ketika saya periksa kedokter THT katanya telinga saya sudah berlubang dan lubangnya sangat besar dan berdengungnya tidak bisa dihilangkan kecuali hanya dengan melakukan operasi untuk menormalkan kembali sementara saat ini saya sedang hamil 6 bulan.
pertanyaan saya :
1. apa telinga saya yang sudah berlubang cukup besar itu tidak bisa untuk tumbuh lagi seperti menutup sedia kala?
2. adakah cara untuk menghilangkan dengungannya tanpa harus dioperasi ?
3. kalaupun solusinya hanya dengan operasi seberapa persen tingkat keberhasilannya untuk menormalkan pendengaran saya lagi ?
4. ada tidak bahayanya bagi janin saya ketika saya melakukan operasi penutupan gendang telinga?
5. ketika operasi alat apa yang dipasangkan untuk menggantikan gendang telinga yang sudah berlubang?
sebelumnya terima kasih banyak dok, dan saya benar2 menanti jawaban dokter secepatnya karena saya benar2 butuh jawabn dokter… trims sekali lagi
malam dok…saya mw tanya,,,
saya mmpunyai seorang teman,,dia gendang telinganya rusak total krn terjatuh waktu umur 4 tahun,,terbentur dan berdarah,,,,
akhrinya dia ga bisa mendengar,,
dan skrg umurnya sudah 26 th,,apakah masih bs ada harapan untuk disembuhkan,,,selain operasi,,,
atw klu operasi dgn apa??dan apakah psti bisa dsembuhkan,,
dan kira2 brapa biayanya dok,,,,tmn saya ingin tw brp kisaran umum biaya ny dok,,,itu aja,,,??
maksih yah dok,,,sya tunggu balasannya,,,
Salam dok, saya ingin bertanya sedikit, pada malam hari, telinga bagian kiri saya mengeluarkan cairan putih bening dan tidak berbau, sebelumnya telinga terasa sakit banget, dan saya kasih air hangat untuk ngurangi rasa sakit, sampai pagi cairan tersebut terus keluar sampai membasahi bantal dan telinga masih terasa sakit, akibat yg sy alami tersebut, terdengar seperti ditiup angin… gejala apa ni dok, dan solusinya gmn, apakah sakit ringan, sedang, ato berat, terima kasih sebelumnya?
Salam ,Dok..
Saya Danes,14th.Saya mengalami gangguan pada telinga,yaitu mengeluarkan cairan kuning dari telinga,tapi terkadang,cairan itu mengeras .Waktu saya ke dokter ,saya diberi antibiotik,dan obat tetes,tapi ke-2 tidak ada efeknya,saya ga pilek tapi tiba tiba telinga sebelah kanan saya juga ikut mengeluarkan cairan kuning,rasanya sangat gatal dan baul.Pantangan apa yang harus saya jalani dok,dan apa obatnya supaya saya sembuh(klo bisa jangan pake operasi,kasihan ortu).Saya ingin cepat sembuh,,
Saya Minta Bantuannya ya ,Dok..
Trims
Malam Dok….
1. DiTelinga kanan saya ada cairan yg letaknya di belakang selaput gendang. Awalnya memang di hidung. tenggorokan dan di kuping ada pembengkakan (radang) yg dikarenakan flu. Stlh dikash obat oleh dokter rasa sakit dan pembengkakan sdh hilang. Tp mengapa cairan itu blm keluar jg?? (pdhal kt dokter jika pembengkakan hilang mk cairan akan keluar melalui saluran tenggorokan). Saat ini telinga saya msh berdenging dan pendengaran kurang baik, suhu badan naik turun dan kepala serasa berat.
2. Mungkinkan bs mengeluarkan cairan itu tanpa operasi?
Tolong jawabannya ya Dok. Terimaksih
Apa kabar bu amirah, menyambung jawaban terdahulu, setelah di ct scan baru akan ketahuan apakah kelainan memang berasal dari telinga. Jika ya…rasanya memang terapi pembedahan menjadi satu2nya pilihan. Semoga bermanfaat bu
Bu rosita yg baik, terima kasih atas tanggapan tulisan saya. Turut prihatin dgn keluhan yg masih terjadi pada telinga ibu, kalau membaca dari tulisan ibu, kemungkinan cairan yg ada di telinga tenggah masih ada, inilah yg menyebabkan terkadang masih seperti rasa penuh di telinga, berdenging atau bunyi gemuruh di telinga yg sakit. Bila dari pemeriksaan otoscopy memang masih ada cairannya dan telah diobati dan fisioterapi masih kurang maksimal hasilnya….maka pertimbangan operasi menjadi pilihan. Operasi timpanotomi/parasintesis membran timpani bukanlah operasi yg rumit dan berat bu, tindakan ini simple kok, ibu dapat konsultasikan ke dr tht ibu mengenai prosedurnya. Mudah2an membantu kerisauan ibu rosita dan semoga cepat sembuh. Salam
Salam kenal dik Danes, terima kasih atas tanggapan tulisan saya. Apakah saat berobat terdahulu, disertai pembersihan telinga (dicuci) telinganya? Sebaiknya diperiksakan ulang ke dr THT utk mendapat penanganan yg menyeluruh. Selama pengobatan pantang kemasukan air pada teling yg sakit. Semoga membantu
Salam kenal pak egy, wah turut prihatin dgn problem telinga teman anda. Waduh kenapa setelah sekian lama baru mau ditangani, karena terus terang makin lama makin sukar menanganinya. Penyebab kurang dengar (ketulian) banyak penyebabnya dan penanganannya tergantung penyebabnya. Sebagai langkah awal, berkonsultasilah ke dr THT terdekat utk menentukan kelainannya. Semoga membantu pak egy. Salam
Hallo, apa kabar pak/bu rezi…waduh terus terang saya lupa ya…hehehehe, mohon maaf, penanganan telinga berdenging tergantung penyebabnya, jadi tak bisa digeneralisasi. Sebaiknya konsulkan dgn dr THTnya apakah ada alternatif lain selain dgn operasi. Semoga bermanfaat
Pak taufiq yg baik, maaf baru bisa balas pertanyaan bapak sekarang….mudah2an saat bpk baca jawaban ini harapan saya bpk sudah sembuh…mudah2an saja itu hanya cairan yg keluar akibat tanda2 radang di liang telinga (tanpa kerusakan gendang telinga). Kalau hanya infeksi telinga luar, mudah menyembuhkannya dan tak ada yg perlu dikuatirkan, semoga gr THT bapak sudah mengatasinya. Semoga membantu.
Bu ukhti yg baik, terima kasih atas tanggapan tulisan saya, turut prihatin dgn problem teling yg dialami. Menjawab pertanyaan ibu:
1. Telinga atau gendang telinga yg sudah robek cukup besar diusia dewasa sukar utk menutup spontan.
2.Tergantung penyebabnya dengungan itu diobati
3.Kembali pada tujuan operasinya, apakah utk menghentikan proses infeksinya agar tidak menyebar ke daerah yg berbahaya misal perluasan ke otak atau utk memulihkan kemampuan mendengarnya. Keberhasilan mengembalikan fungsi pendengaran sangat ditentukan dari tipe dan drajat ketuliannya.
4. Sebaiknya ditunda selama masih mengandung kecuali utk live saving.
5.Bergantung dari metoda operasinya bu.
Semoga membantu.
Salam hangat juga pak indra, mohon maaf baru sekarang dpt membalas pertanyaan bapak, semoga jawaban ini menambah pengetahuan bpk dan saat ini problem telinganya sudah tidak ada. Kondisi yg bpk alami disebut oklusi/penutupan saluran tuba ustacii oleh proses infeksi di hidung dan telinga (flu). Semoga dgn segera berkonsultasi dgn dr THT terdekat masalahnya sudah selesai. Ada beberapa tips praktis saat terjadi nyeri telinga karna perubahan tekanan antara lain selalu mengunyah/menelan selama perjalanan agar saluran tuba senantiasa terbuka. Semoga membantu
Bu susan yg baik, turut prihatin dgn masalah yg ibu alami, maaf baru bisa balas comment ibu. Menjawab pertanyaan ibu:
1. Obat tetes telinga tidak berbahaya bu, namun adakalanya beberapa orang merasa nyeri saat diteteskan, konsulkan kembali ke dr THT ibu utk diganti obat tetes yg mengandung bahan anastesi lokal/penghilang rasa nyeri.
2. Utk mengetahui sudah menutup apa belum, harus dilakukan pemeriksaan otoskopi digital yg mempunyai fasilitas ini, dimana ibu bisa melihat sendiri kondisi gendang telinga dan liang telinga ibu.
3. Utk sementara hindari pemakaian headset dan bising.
Terima kasih semoga membantu. Salam
Salam kenal juga pak arief, turut prihatin buat si kecil, sayang sekali di kota bapak belum ada dr THTnya. Membaca tulisan bpk, si kecil menderita radang telinga tengah (otitis media). Segeralah ke dr THT utk mendapat penanganan, biasanya akan dibersihkan dulu sisa kotoran/cairan telinga dan diberi obat tetes telinga dan obat minum. Dengan penanganan yg baik dan kontrol sesuai anjuran, gendang telinga yg robek pada anak akan menutup sempurna. Lekas sembuh buat si kecil.
Salam kenal kembali pak Taryono, turut prihatin dgn masalah telinga bpk. Bila robek gendang telinganya baru, misal karena trauma, betul masih ada harapan menutup spontan seperti yg dr THT bpk sebutkan, dgn catatan diobati dan dijaga sesuai nasehat dokter, namun bila robeknya ternyata sudah lama, maka kecil kemungkinan menutup sendiri. Proses penutupan gendang telinga berbeda2 setiap individu, rentang waktunya antara 1 s/d 4 minggu (setelah infeksi sembuh). Semoga membantu dan cepet menutup gendang telinganya.
Terima kasih atas tanggapan tulisan saya bu hanna, menjawab pertanyaan ibu
1.Secara normal obat itu harusnya masuk ke telinga, utk kepastiannya sebaiknya ibu kontrol lagi utk dilihat kondisi liang telinganya.
2.Prinsipnya adalah menutup telinga agar tidak kemasukan sesuatu selama pengobatan, menurut saya lebih efektif bila kapas kering bu, coba ibu bandingkan ambil kapas yg sudah dibasahi lalu remas dan satu lagi kapas tanpa di basahi…kemudian ibu jatuhkan ke ember/ gelas yg berisi air….mana yg terlihat lebih mampu menahan air? Sepertinya kapas kering bukan.
3. Sepanjang robeknya karna trauma masih ada kemungkinan menutup sempurna pada orang dewasa jika diobati dgn baik dan dijaga sesuai nasehat dokter.
Semoga membantu
Siang dok…
waktu hari senin saya membersihkan telinga anak saya tanpa sengaja tesodok terlalu dalam karna anak saya berontak,lalu dia kesakitan. Dan tiba-tiba hari ini (Rabu) dari pagi badannya mendadak panas dan keluar darah dari telinganya, apakah gendang telinganya pecah yah dok karna terkena cutton bud itu. Saya sampe ketakutan anak saya kenapa-kenapa nich dok ,tolong dong saran dan bantuannya ya dok.
Terima Kasih.
Ibu reskah yg baik, terima kasih atas tanggapan tulisan saya. Turut prihatin dgn kondisi si kecil. Menyimak tulisan ibu, masih ada 2 kemungkinan yg terjadi pada telinga si kecil, pertama senggolan cotton bud menciderai liang telinga yg karna proses radang/kuman akhirnya terjadi tanda2 radang seperti demam, nyeri telinga dan berdarah. Yg kedua memang saat itu menyenggol gendang telinga, kalau langsung berdarah, berarti gendangnya langsung robek, tapi kalau setelah 2 hari kemungkinan robeknya prosesnya sama seperti poin pertama. Kondisi yg kedua kurang menguntungkan dibanding poin pertama karna yg luka/sobek gendang telinganya. Sebaiknya ibu segera membawa si kecil ke dr THT utk memastikan dan segera mendapat penanganan. Makin cepat ditangani makin baik hasilnya. Semoga membantu dan lekas sembuh buat si kecil.
Dik dinar yg baik, terima kasih tanggapan tulisan saya. Maaf baru bisa membalas. Sepertinya masalah yg dialami hanyalah karena penumpukan serumen/kotoran di liang telinga, segeralah ke dr THT setempat dgn mengutarakan keluhan telinga tersumbat, tak bisa dengar dan berdengung….semoga saat ini sudah tertangani yaa. Salam
Terima kasih atas tanggapan tulisan saya dik indra. Kalau melihat riwayatnya sepertinya sobekan gendang telinganya sudah terjadi sejak kecil dan tidak menutup sampai saat ini. Biasanya juga disertai penurunan pendengaran pada telinga yg sakit. Memang berat dgn kondisi seperti itu utk masuk menjadi calon taruna. Sepanjang pengetahuan saya operasi merupakan satu2nya jalan utk menambal gendang telinga yg sobek itu sepanjang syarat2 operasinya terpenuhi. Dik indra dpt mengkonsultasikan ke dr THT terdekat.
Tergantung dari teknik dan metoda operasi, bila operasi berjalan baik, penutupan sempurna bisa terjadi dlm waktu 6 bulan s/d 1 tahun.
Sampai saat ini belum ada obat yg membantu merangsang pertumbuhan gendang telinga.
Semoga membantu. Salam
Siang Dok..
Dok,ternyata gendang telinga anak saya pecah,dan apakah rentan dengan penyakit keluar air dari telinga nya,..dan memangnya gendang telinga tidah bisa tumbuh kembali yah dok…. dan apakah seumur hidup anak saya tidak bisa melakukan kegiatan renang ..?? Mohon penjelasannya dok..
Terima Kasih
saya laki2 berumur 27 tahun, saya pernah merasakan nyeri pada telinga setelah kemasukan air sewaktu berenang, dan setelah beberapa hari telinga saya mengeluarkan cairan bening, dan kemudian saya periksakan ke Dokter THT di jambi, kemudian dokter mengatakan kalo Gendang telinga saya bocor dan tidak bisa sembuh total lagi (menutup)(Pada tahun 2008), setelah diobati akhirnya sembuh dalam 1 minggu, tetapi pada tahun 2009 kambuh kembali dengan mengeluarkan cairan disertai rasa nyeri dan mendengung kemudian saya kembali berobat kepada dokter yang sama, kemudian diberikan obat tetes telinga dan antibiotik (tidak ada merk), pada tahun 2010, kambuh lagi dok dan saya sudah berobat kembali ke dokter yang sama, tetapi penanganannya tetap sama, saya sudah ceritakan kalo saya juga ada penyakit sinusitis, serta alergi debu membuat saya cepat flu, tetapi doker tersebut tidak yakin kalo saya sinusitis dan menyarankan saya untuk ronsen dulu,
Dok, Saya mohon bantuan penjelasan dan penanganan serta langkah2 yang harus saya ambil dalam pengobatannya, karena dalam beberapa x pemeriksaan penanganannya selalu sama,
Terima kasi banyak dok
Dimohon Bantuannya dok,
reply ke email saya aja dok
Terima Kasih banyak Dok
Siang Dok….
Dok, adik saya awalnya mengeluhkan di telinganya seperti ada yang tersumbat, dia sudah bersihkan tapi masih saja tersumbat, setelah beberapa kali dikorek2 ternyata telinganya menjadi sakit dan agak sedikit bernanah pendengarannya pun menjadi berkurang seperti ada yang menyumbat.
Apakah telinganya sudah radang ya Dok dan apa yang harus dilakukan? Mohon saran dari Dr. Kris.
Terima Kasih.
Siang Dok…
Saya Taufik…usia 25 tahun ingin menanyakan tentang abses di telinga saya. kira-kira bisa disembuhkan ga ya dok…..
saya merasa sangat terganggu sekali dengan sering keluarnya nanah dari lubang atau dari bekas pecahnya abses (di atas bagian belakang daun telinga).
Salam kenal bu Ida, turut prihatin terhadap masalah telinga adik ibu. Saran saya segera kunjungi dr THT terdekat ibu utk mendapat penanganan. Mudah2an hanya infeksi telinga luarnya saja tanpa keterlibatan telinga tengah dan gendang telinganya. Dengan penanganan yg baik mudah2an pendengarannya akan pulih. Salam
Salam kenal pak depoin, terima kasih atas tanggapan tulisan saya. Kemungkinan memang gendang telinga bapak mengalami peradangan. Bila kambuhnya setahun sekali dan pada saat gejala muncul disertai nyeri pada telinga baru setelah itu keluar cairan, kemungkinan ini merupakan gejala akut, artinya gendang telinga kembali robek dan berair setelah sembuh sempurna (menutup gendang telinga) dari infeksi yg sebelumnya. Robekan gendang telinga bisa di tempat yg lama atau yg baru, namun umumnya di tmpat yg lama karena selaput gendang telinganya tipis. Penanganan yg dilakukan dr THT bapak sudah benar, namun memang perlu dicari penyebab berulangnya. Sinusitis dan alergi merupakan salah satu penyebab berulangnya kejadian radang telinga tengah (otitis media) selain trauma, dan ini yg harus ditelusuri. Foto sinus merupakan pemeriksaan penunjang utk mengetahui sinusitis. Demikian juga dgn test alergi cukit (prick test) utk mengetahui adakah alergi terhadap debu, mite, serbuk sari dll. Bila memang ada dasar alergi dan sinusitis, tentunya perlu ditangani. Tentunya selama perawatan infeksi dgn obat2an biasanya akan disarankan oleh dokter utk menjaga telinga agar tetap bersih, tdk kemasukan air atau apapun selain obat kedalam liang telinga. Dan apabila memang alergi yg ditandai bersin2, ingus encer tentunya jangan dibiarkan pilek lebih 3 hari tanpa obat, apalagi sudah berubah warna ingusnya yg tadinya bening (alergi) menjadi putih kekuningan apalagi hijau. Kondisi2 ini dpt memicu terjadinya komplikasi ke telinga. Semoga membantu.
by jabon
wah semoga saja tidak akan terjadi yang mengerikan …
namun terimakasih ya atas batuanya …
Pak razil yg baik, terima kasih atas tanggapan tulisan saya. Saya merasa tersanjung dapat tanggapan dari Malaysia seperti bapak. Berdengingnya telinga bapak memang disebabkan paparan bising saat bpk bekerja di kilang. Kemungkinan bpk memang mengalami penurunan pendengaran tipe syaraf, sehingga dokter menyarankan penggunaan alat bantu dengar. Namun bila alat bantu dengar dirasakan kurang nyaman karena malu menggunakannya, mungkin bpk bisa mencari informasi terapi hiperbarik. Dimana bpk akan dimasukkan ke dalam chamber berisi oksigen tekanan tinggi, mudah2an bisa membantu.
Bu lova yg baik, mohon maaf baru bisa membalas tanggapan ibu, mudah2an si kecil saat ini sudah sembuh ya. Mengenai robek gendang telinga pada anak karena infeksi, tak usah khawatir selama diobati dgn baik dan tuntas oleh dr tht, pasti akan sembuh dan menutup sempurna serta tidak akan menyebabkan gangguan pendengaran. Semoga ini menjawab kekhawatiran ibu. Salam
hallo dok ,
singkat saja ya dok. saya mengalami masalah seperti di atas dan saya telah melakukan oprasi tympanoplasti . awalnya, beberapa bulan setelah operasi sya merasakan perubahan , pendengaran saya cukup jelas , bersamaan dgn pemberian antibiotik , setelah pemberian antibiotik berhenti , saya merasakan kembali seperti semula telinga seperti berair ,, tidak mendengar , dok bagaimana yah solusi untuk masalah sya ini yaa ? .bisakah sembuh total ?i’ll be waitin your answer my doctor
Terima kasih tanggapan tulisan saya bu siska, turut prihatin dgn masalah yg kembali dialami ibu. Mudah2an saat jawaban ini dibaca, sudah terselesaikan yaa bu. Apakah sudah di bandingkan ulang hasil audiometri sebelum dan sesudah operasi bu? Dan apakah sudah dicek ulang penutupan gendang telinganya? Mudah2an dgn perawatan pasca operasi yg teratur keluhan ibu berkurang. Kuncinya adalah kontrol teratur bu….mudah2an membantu yaa, cepat sembuh
Hallo Dok..
Singkat saja Dok…telinga saya tertusuk cotton Bath hingga dlm. dan analisa dokter THT & Hasil Analisa gendang telinga saya 20% bolong…saya di beri obat 2 jenis telan & tetes 1 Jenis, penggunaannya pagi & Malam saja…yang ingin saya tanyakan bisakah gendang telinga saya kembali Normal Tanpa Operasi. sbb sdh 3 Hari Pendengaran terasa mendengung sperti ada air d dlm telinga…trimakasih Sebelumnya Ya Dok.
malam dr.kris.dulu wkt kecil saya pernah jatuh terus telingga saya mengeluarkan cairan bernanah dan bau, ayah saya membawa ke dokter tht tp saya tdk tau apa yg dokter bicarakan dgn ayah saya krn saya msh kecil sayapun tdk mau tau apa yg terjadi,skrng saya sdh menikah usia 28 th selama ini pendengaran saya memang tdk terlalu peka tp saya msh bisa mendengar wlpn kadang2 tdk jls 1 minggu yg lalu saya periksa ke dokter tht, dokterpun memponis saya telingga kanan saya gendang telingganya sdh pecah sangat besar namun telingga kiri saya diberi obat pencuci,polymycin B sulfate dan cefadroxyl 500 mg terasa agak lbh jls pendengaran saya wlpn telingga kanan sya tdk berfungsi suami menganjurkan untuk pakai alat bantu dengar namun saya tdk mau krn buat sya msh bisa mendengar wlpn kadang2 tdk jls apakah ada jln lain dok selain pakai alat bantu? Klpun saya pakai alat bantu dengar ada efek sampingnya tdk kesaraf kepala saya terima kasih dok sblmnya saya tunggu jawaban dr dokter secepatnya ya.
dok saya menderita kurang pendengaran saya, dulu sejak tahun 2002pernah di operasi telinga karena infeksi bagian kiri. dan saya bertahun-tahun kurang memuaskan dengan pendapat dokter diwilayah saya, sebenarnya hati saya mengeluh terus akibat kurang pendengaran saya.
menurut dokter telinga saya sudah bolong duaduanya namun gak dikasih penjelasan berapa ukuran lubang tersebut
saya bertanya kepada teman2 ukuran lubang gendang telinga saya sekitar setengahnya gendang telinga dibagian kanan dan yang bagian kiri lebih besar dari bagian kanan
yang jadi pertanyaan saya…
1. bisakah gendang telinga saya ditambal lagi dengan cara tanpa operasi??
2. ada ahli arternatif katanya bisa telinga saya dengan ditetesin jamu. bolehkah saya meyakininya. karena ahli alternatif tersebut bisa menymbuhkan penyakit.??
pak dokter tolong saya kasih penjelasan karena saya sangat menderita sekarang saya umur 25 thn
Selamat malam dok
Rencanany saya mau mengajak anak saya bepergian ke banjarmasin menggunakan pesawat. Saat ini anak saya baru berumur 1 bulan dalam kondisi batuk berdahak, apakah bepergian menggunakan pesawat selama 1,5 jam dapat membahayakn gendang telinga anak saya?
Terimakasih atas perhatiannya.
Salam kenal Pak/bu Nurul….sebaiknya saat berpergian kondisi si kecil dalam keadaan sehat, perubahan tekanan udara dlm kabin pesawat dpt mempengaruhi kondisi kesehatan tidak hanya telinga namun organ2 lain….terima kasih semoga bermanfaat
Yth mas sailudin
Terima kasih atas tanggapan tulisan saya, turut prihatin dgn masalah pendengaran saudara. Dahulu operasi yg dilakukan kemungkinan utk menghentikan proses infeksi dlm telinga akibat penyakit telinga dan tulang mastoid (mastoiditis)….karena kalau tidak dioperasi prosesnya akan berjalan terus dan akan membahayakan karena dpt masuk ke dlm organ lain seperti menyebar ke otak (abses serebri). Apabila saat ini telinganya sudah tak mengeluarkan cairan lagi maka dpt dikatakan operasi itu berhasil. Memang operasi itu bukan ditujukan utk memulihkan pendengarannya, karena pasien2 dgn riwayat radang telinga yg disertai keluar nanah/cairan ditelinga dlm jangka panjang, besar kemungkinan gangguan pendengarannya (ketuliannya) adalah tuli syaraf bukan lagi tuli hantaran (tuli akibat robek gendang telinga saja). Pada jenis tuli syaraf, penambalan gendang telinga tidak akan memulihkan gangguan pendengarannya. Hal yg baik yg patut disyukuri adalah pendengaran yg kanan masih baik dan tolong dijaga, sampai saat ini penanganan tuli syaraf belum memuaskan sepenuhnya. Mengenai penetesan dgn jamu dan sebagainya di dunia medis tidak dikenal cara pengobatan seperti itu, malah ditakutkan akan lebih merusak atau menambah infeksi pada telinga.Semoga bermanfaat.
terima kasih dr kris atas nasihatnya.. saya akan mnjaga gendang telnga saya jujur sebelumnya saya sangat frustasi akibat ketidakadanya penjelasan mengenai telinga tersebut.
oya saya mau nanya beberapakali lagi..
1. kemarin istri saya suruh melihat telinga saya, dia mengatakan bahwa didalam gendang telinga kiri paling dalam ada kaya semacam sariawan (merah),apa yng tersebut itu?? sekali lagi saya mau tahu apakah keduaduanya gendang telinga saya bisa dicangkok dan berapa biaya hal tersebut??
dicirebon ada gak ya yang bisa menangani miringoplasti cangkok lemak?
2. dengar-dengar gendang telinga yang bolong seperti saya bisa tumbuh dengan sendirinya, apakah betul..?
3. obat tetes apa ya yang cocok untuk saya..?
sekali lagi penjelasan dari dokter..
trimakasih
sailudin
selamat sore dokter kris….umur saya 32 tahun saya kena musibah dikeroyok orang telinga kiri saya sobek,kata dokter sobek nya karena tekanan udara,sobek nya hanya sedikit,,pendengaran saya turun sekitar 20 persen,yg saya mau tanyakan
1.apakah akan menutup kembali gendang telinga saya dan butuh waktu berapa lama ?
2.karena saya mencari uang dari menyanyi,apakah nanti saya boleh kembali teriak dengan keras,karena menyanyi butuh suara yg keras.
3.apakah akan kembali seperti sebelum terjadi musibah pendengaran saya ?
4.apakah tidak apa apa saya terus bernyanyi karena di studio dan panggung suara nya sangat2 keras ?
sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih Dokter Kris
Pak dokter yg baik, saya infeksi telinga yg mengeluarkan nanah tiap hari yg sangat menganggu turutama pendengaran, sudah serin k THT hanya diberi obat tetes, apa yg harus saya lakukan dok?
Boleh minta alamat lengkap dokter?
Salam kenal Pak riko, turut prihatin dgn masalah bapak, apakah selama ini bapak selalu menutup telinga saat mandi? karena pada dasarnya orang dgn infeksi telinga apalagi disertai gendang telinga yg berlubang, utk pencegahan agar tidak kambuh adalah dgn mencegah air masuk ke dalam telinga, sehingga diharapkan gendang telinga tetap dalam kondisi kering. Bila bapak berdomisili di Jakarta dan sekitarnya…saya berpraktek di daerah cikarang dan bekasi, bapak bisa melihat di kolom “tentang saya” semoga membantu pak riko
Dear Dok,
Terima kasih untuk artikelnya. banyak yang merespon juga. jadi saya banyak dapat info bermanfaat.
Telinga saya sudah dari kecil sering mengeluarkan nanah entah disebabkan karena apa. kemungkinan terjatuh sewaktu masih bayi. tapi saya juga cukup sering pilek dok. di usia 20thn telinga saya mengeluarkan darah tiba2. awalnya memang merasakan sakit kepala yang cukup kuat.
stlh setahun saya baru memberanikan diri ke THT. dan dokter bilang telinga saya pecah. karena saya juga sering pilek. dokter hanya memberi obat antibiotik dan obat tetes H2o2.
karena trauma oleh penanganan yg kasar [saat sy berobat ad mhs yg sdg bljr, dan mereka melihat telinga sy bergantian. slh stuny memutar alat terlalu kencang hingga skit 3hri] sy tdk melanjutkan pengobatan.
setelah itu memang nanah berkurang, pilek sy juga sdh jarang. tpi kmudian berulang lagi. pilek terus menerus dan nanah keluar lagi. sy berobat lagi ke THT lain. telinga dibersihkan. dokter menyarankan operasi karena kedua gendang telinga sdh pecah tpi sy menolak.
kembali diberikan antibiotik dan obat tetes telinga. sy hrs kontrol makanan [tdk boleh makan pedas & es]. dan harus rajin kontrol. setelah itu membaik. pndengaran juga membaik. tpi sy tdk kontrol lg dok dikarenakan biayanya tdk terjangkau.
sejak pengobatan itu telinga membaik. kdg saya bs mndengar dengan sangat jelas. namun kadang tdk bisa.
sy jg pernah diberi obt otopain dok.
menurut dokter jika saya ingin berobat apa jenis pemeriksaan yg tepat utk saya?..
sy agak trauma jika hrs diperiksa dg alat yg biasanya dr sp THT gunakan..
Slamat siang dok, saya santi.. saat ini saya tengah hamil 2 bulan… dan telinga kanan saya terasa sakit, dulu telinga saya memang pernah berair lalu diberi obat otopain oleh dokter THT.
Kemudian saya suka membersihkan telinga menggunakan cotton bud dan sakit lagi dan oleh dokter kembali diberi otopain lalu dibersihkan…
tp setelah dibersihkan oleh dokter, beberapa hari kemudian telinga saya terasa aneh, dan saya coba korek pake cotton bud, ternyata masih ada kotoran yang warnanya tidak kuning, tp agak putih dan banyak…dan setelah itu tidak bermasalah lagi
dan sekarang telinga saya terasa sakit lg, san saya sedang hamil… apakah saya boleh menggunakan otopain pada saat hamil…? atau ada alternatif obat lain dok…?
terimakasih sebelumnya, salam.
Santi
Salam Sejahtera Dr.Kris,
Sudah 6 tahun saya mengalami robek pada gendang telinga,kadang mengeluarkan nanah (Kambuhan), 2 minggu lalu dengan tidak sengaja telinga saya kemasukan air sampai sekarang belum sembuh /masih mengeluarkan nanah.
Sekarang saya menggunakan H2o2 untuk membersihkan dan obt tetes chloramphenicol + Amoxcilin..
Apakah sudah benar penangan obat saya? Maklum saya lagi bertugas di pelosok sehingga akses ke Dokter THT lumayan Sulit.
Terima kasih sebelumnya dok. Salam Sukses.. GBU
Maaf terlambat membalas mas supri, mudah2an keluhan telinganya sudah sembuh saat ini. Gendang telinga yg robek karena trauma, bila robekannya tidak terlalu besar umumnya bisa menutup spontan dalam jangka waktu 1 bulan, sepanjang dijaga agar tidak infeksi dgn pengobatan teratur dan dijaga dari masuknya air ke dalam telinga. Bila etelah 1 bulan masih tetap bolong, kemungkinan akan seperti itu terus kecuali di coba penutupan dgn bantuan operasi penambalan gendang telinga. Smoga membantu
Yth bu virga, terimakasih atas tanggapan posting saya. Turut prihatin dgn masalah telinga ibu, pada prinsipnya pengobatan yg sudah dilakukan diteruskan saja, spanjang pengeluaran cairan telinganya baik. Yg perlu dijaga adalah hindari kemasukan air saat mandi, utk menghindari kontaminasi pada telinga yg sedang bermasalah. Semoga lekas sembuh. GBU
yth bu santi
turut prihain dgn masalah telinga, obat tetes telinga otopain dapat diberikan pada kondisi ibu hamil, semoga lekas sembuh. Yang penting adalah pembersihan telinga sebelum diberikan obat tetes telinga. semoga lekas sembuh
dok, saya waktu kecil pernh jatuh dari teras dan telinga saya terbentur oleh tiang besi depan rumah sejak saat itu sampe sekarang telinga saya mrngeluarkan cairan nanah, setiap 2 bulan sekali telinga saya mengeluarkan cairan itu. saya ingin tau knp bisa seperti itu dan bagaimana cara menyembuhkannya….?
salam kenal dok,,..,,saya fika.mau tanya,biaya pencangkokan gendang telinga,kira2 berapa ya?
salam,, kenal dok.. gini dok, saya itu mengalami gangguan telinga dok, dan umur saya 18 thn, awalnya teling saya normal, tetapi setelah terkena katembat, dan robek telinga saya itu mengeluarka cairan dok, dan saya periksa ke dokter THT katanya gendangan saya robek, dan robeknya agak besar, dan yang saya pertanyakan :
1. apakh telinga saya bisa normal kembali
2. obat apa yang bisa mempercepat penyembuhan terhadap telinga saya ini dok
3. kalau gendanganm itu bisa menutup, apakah pendengaran saya bisa sesempurna seperti dulu,,
dok saya tertusuk alat pember sih kupinig terus berdarah dan sakit bisa gak di obati secara alami coal nyah gak punya biaya2 untuk kedokter
dok, saya umur 20 tahun, saya cacat sebelah kanan saya tidak pnya daun telinga, bisa dioperasi untuk mendapatkan daun telinga, apakah memerlukan pencangkokan telinga, kira kira harganya brapa ya?? dimana ya operasinya
Nama Saya Tyo. Usia 39 thn, alamat jakarta
Mau nanya nih Dr. Kris! Saat ini gendeang telinga saya robek karena benturan plastik yg terisi air, dan dilemparkan tepat ke telinga saya sampai plastik tsb pecah, cipratan air yang sangat kuat mengakibatkan telinga saya robek. dan saya disarankan oleh Dr. THT untuk diobati terlebih dahulu, saat ini sudah 5 hari saya melakukan pengobatan tetes, nah yang jadi pertanyaan saya, hari sabtu besok tgl 10 Novermber 2012 saya akan melakukan perjalanan pesawat, apakah akan menghambat proses penyembuhan saya? Bagaimana saya harus menghadapi perjalanan dipesawat nanti?
Sebelum sobek setiap naik pesawat kuping saya selalu mendapat tekanan udara, biasanya saya atasi dg meniup melalui hidung yang saya tutup dg jari saya, bila tidak saya lakukan hal tsb menyebabkan telinga saya terasa sakit nyeri
Kalau saya baca tulisan Dr. sepertinya saya harus dioperasi krn usia saya sudah 39 th
dok,, saya mau tanya,, mengapa orang menyelam ke kedalaman 10M bisa mengakibatkan tuli….
makasih
Dear Dokter,
gendang telinga anak saya robek cukup parah akibat OMA yg berulang. menurut dokter tht nya, butuh waktu tahunan untuk membuatnya menutup kembali. sementara upaya operasi belum disarankan karena usia anak saya masih 5 tahun. Nanti setelah usia 12 tahun baru dapat dilakukan upaya operasi tersebut.
Akibat robeknya gendang telinga ini, maka anak saya harus menghindar dari segala permainan air /berenang yang notabene itu sangat disukainya dan sangat dibutuhkan juga untuk menghabiskan energinya, karena kebetulan dia cukup aktif.
Yang ingin saya ketahui adalah :
- tidak dapatkah upaya penutupan itu dipercepat sehingga dapat mengurangi resiko infeksi dan anak saya bisa bermain air kembali?
- Jikapun tak dapat dipercepat, adakah alat bantu yang dapat digunakan agar ananda bisa berenang tanpa khawatir telinganya kemasukan air?
saya sangat menunggu respon dari dokter. Terimakasih.
Pak dokter, anak saya waktu umur 3 tahun kena leukimia dan gendang telinganya pecah, sekarang sudah umur 11,5 tahun pendengarannya bermasalah. Apa bisa diatasi dengan Miringoplasti cangkok lemak? dimana bisa dilakukan operasinya? berapa biaya yang diperlukan? terima kasih Pak Dokter.
Dok”.saya sdah lama punya keluhan di gendang telinga sktar 3.5 th.dan dokter di rmah skit permata cibubur mnyatakan gendang telinga saya akan sembuh asal minum obat yang teratur.tapi saya sdah 2 kli be robat.ga ada hasil nya dok..kira 2 gmana dok”..?trims
Turut prihatin dgn masalah ibu, ada baiknya ibu berkonsultasi kembali dgn dokter tht ibu di permata cibubur utk dicarikan solusi. Memang kadang membutuhkan waktu dan pengorbanan yg tidak sedikit utk menangani masalah telinga apalagi misal otomikosis (jamur di telinga) yg kadang menurut pengalaman saya juga membandel…
Salam kenal pak noferdy….turut prihatin dgn kondisi anak bapak. Mohon dikonsultasikan dahulu dgn dokter anak utk masalah operasinya mengingat penyakit leukimianya pak, setelah itu baru bisa kita tentukan apakah dgn robekan gendang twlinganya masih dpt di cangkok apa tidak…terima kasih. Semoga bermanfaat
Salam kenal bu dama, turut prihatin dgn kondisi telinga si kecil. Penutupan perforasi gendang telinga pada anak umumnya masih dpt menutup spontan sepanjang OMAnya tidak sering kambuh (minimal 3 bulan tanpa gejala), sehingga belum disarankan utk menjalani operasi penutupan gendang telinga. Akan menjadi susah menutup jika sering kemasukan air (berenang) serta pilek. Kalaupun dilakukan operasi juga tetap dijaga utk tdk berenang apalagi menyelam, karena selaput gendang yg terbentuk umumnya lebih tipis dari gendang telinga aslinya. Alat pelindung telinga (ear plug) dpt disarankan utk mencegah masuknya air ke dlm telinga….namun harus dicarikan yg pas ukurannya biar air tidak masuk ke dlm telinga.
Salam kenal pak tyo…harapan saya semoga kondisi telinga bapak sudah pulih. Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya
Salam kenal pak yepta. Menyelam tanpa menggunakan peralatan yg memadai dlm kedalaman tertentu dpt menyebabkan robeknya gendang telinga karena tekanan dalam air yg cukup besar.
Salam kenal mas ucha, terima kasih sudah mampir di blog saya. Turut prihatin dgn masalah mas ucha. Sampai saat ini saya belum pernah melakukan bedah rekonstruksi daun telinga. Mungkin mas ucha dpt langsung ke RS khusus THT PERHATI Jakarta utk mendapat informasi lanjut.
Kalau trauma telinga umunya dpt sembuh sendiri. Hanya perlu diperhatikan kebersihan telinganya, jgn kemasukan air dan dikorek2 selama luka. Bila nyeri cukup diberikan obat penghilang nyeri seperti paracetamol. Kalau infeksi sampai mengeluarkan cairan atau bau…memang sebaiknya diperiksakan ke dokter THT.
Mengenai temmpat dan jadwal praktek saya dpt dilihat di blog saya bagian tentang saya….terima kasih
Salam kenal pak agus, turut prihatin yaa dgn masalah telinganya. Telinga bisa kembali normal kalau tidak infeksi, masih ada harapan menutup spontan bila robeknya karna trauma (tunggu 1 bulan). Bila setelah 1 bulan masih terlihat robek, maka kecil harapannya utk menutup spontan….tentunya akan mengakibatkan gangguan pendengaran. Perlu dijaga agar tidak kemasukan air baik saat mandi ataupun kramas. Bila tak terjadi penutupan spontan, operasi merupakan jalan satu2nya utk menambal gendang telinga yg robek.