<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Tentang Forum ini</title>
	<atom:link href="http://thtkl.wordpress.com/about/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://thtkl.wordpress.com</link>
	<description>Jendela Informasi Kesehatan THT-KL</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Nov 2009 03:50:46 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Dr. Kris</title>
		<link>http://thtkl.wordpress.com/about/#comment-185</link>
		<dc:creator>Dr. Kris</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 03:50:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-185</guid>
		<description>Pak Yosep yang baik
benjolan dan saluran itu disebut fistula preaurikula yg disebabkan kelainan bawaan/kongenital karena tidak menutupnya secara sempurna celah dari brankial I.
Benjolan itu tidak berbahaya sepanjang tidak infeksi.
Benjolan dan saluran itu jarang menyebar pak, kecuali infeksi yg cukup luas. Sepanjang sepengetahuan saya dia tidak menyebar ke otak atau ke rahang.
Bila tidak terlalu menggangu dibiarkan saja, bisa juga dilakukan pembedahan untuk menutup saluran itu tentu dengan teknik yg tepat karena bisa/ada kemungkinan kekambuhan.

salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Yosep yang baik<br />
benjolan dan saluran itu disebut fistula preaurikula yg disebabkan kelainan bawaan/kongenital karena tidak menutupnya secara sempurna celah dari brankial I.<br />
Benjolan itu tidak berbahaya sepanjang tidak infeksi.<br />
Benjolan dan saluran itu jarang menyebar pak, kecuali infeksi yg cukup luas. Sepanjang sepengetahuan saya dia tidak menyebar ke otak atau ke rahang.<br />
Bila tidak terlalu menggangu dibiarkan saja, bisa juga dilakukan pembedahan untuk menutup saluran itu tentu dengan teknik yg tepat karena bisa/ada kemungkinan kekambuhan.</p>
<p>salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Dr. Kris</title>
		<link>http://thtkl.wordpress.com/about/#comment-69</link>
		<dc:creator>Dr. Kris</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2009 10:56:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-69</guid>
		<description>hallo dik Fulla, terima kasih tanggapannya....selamat mengikuti seleksi PPDS. Sekedar berbagi pengalaman, dulu waktu mau ambil PPDS THT memang saya taunya di THT cuma operasi tonsilektomi dan CWL (Cad Well-Luc) aja tapi setelah masuk ternyata banyak tindakannya...tapi yg musti dipegang adalah minat awal di bidang ini...dari situ bisa dilihat akan lama atau sebentar menjalani proses pendidikan...masalah  materi masuk tergantung center pendidikannya, dipelajari aja buku ajar di center tersebut...dan tanya2 sama teman2 yg sudah masuk PPDS duluan...gimana sebaiknya bersikap, berinteraksi dan bertindak saat seleksi...semoga bermanfaat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hallo dik Fulla, terima kasih tanggapannya&#8230;.selamat mengikuti seleksi PPDS. Sekedar berbagi pengalaman, dulu waktu mau ambil PPDS THT memang saya taunya di THT cuma operasi tonsilektomi dan CWL (Cad Well-Luc) aja tapi setelah masuk ternyata banyak tindakannya&#8230;tapi yg musti dipegang adalah minat awal di bidang ini&#8230;dari situ bisa dilihat akan lama atau sebentar menjalani proses pendidikan&#8230;masalah  materi masuk tergantung center pendidikannya, dipelajari aja buku ajar di center tersebut&#8230;dan tanya2 sama teman2 yg sudah masuk PPDS duluan&#8230;gimana sebaiknya bersikap, berinteraksi dan bertindak saat seleksi&#8230;semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: fulla</title>
		<link>http://thtkl.wordpress.com/about/#comment-67</link>
		<dc:creator>fulla</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2009 10:46:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-67</guid>
		<description>salam kenal dr kris. saya juga minat ambil Sp THT, insyaallah tahun ini ikut seleksi. Sepertinya THT lebih banyak tindakan daripada terapi medikamentosa ya Dok? Kalo boleh nanya, dulu untuk seleksi masuk THT materinya darimana saja ya Dok? Maklum saya cuma punya teksbook tht fk-ui dan beberapa diktat kuliah saja.Terimakasih..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam kenal dr kris. saya juga minat ambil Sp THT, insyaallah tahun ini ikut seleksi. Sepertinya THT lebih banyak tindakan daripada terapi medikamentosa ya Dok? Kalo boleh nanya, dulu untuk seleksi masuk THT materinya darimana saja ya Dok? Maklum saya cuma punya teksbook tht fk-ui dan beberapa diktat kuliah saja.Terimakasih..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: thtkl</title>
		<link>http://thtkl.wordpress.com/about/#comment-4</link>
		<dc:creator>thtkl</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Oct 2007 07:16:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-4</guid>
		<description>Hai, saya dr. Kristiawan AR, SpTHT-KL</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hai, saya dr. Kristiawan AR, SpTHT-KL</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
